alexametrics

Menko Darmin Prediksi Neraca Dagang April Bakal Defisit

loading...
Menko Darmin Prediksi Neraca Dagang April Bakal Defisit
Neraca perdagangan bulan April diprediksi defisit dipacu impor barang konsumsi. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution memprediksi neraca perdagangan April akan mengalami defisit. Pasalnya, impor barang konsumsi, terutama untuk bahan pangan, akan mengalami kenaikan.

Hal ini seiring dengan menjelang bulan Ramadhan dan Lebaran, di mana masyarakat membutuhkan bahan pangan lebih banyak dibanding dengan bulan lainnya.

"Triwulan pertama paling tidak ya triwulan pertama kita walaupun belum bagus ya tidak jeleklah, artinya, masih ada defisitnya tapi sedikit karena bulan kedua dan ketiga kita masih surplus. Tapi bulan pertama di kuartal I kita defisit, nah kalau ditotal kita masih defisit. tidak banyak, tapi defisit," ujar Darmin di Jakarta, Rabu (17/4/2019).



Selain itu, Darmin menambahkan, kebijakan menaikkan tarif pajak sampai 10% atas barang-barang impor, khususnya konsumtif, sudah berjalan. Setidaknya 1.147 barang konsumsi impor sudah mendapat perlakuan ini, dari kosmetik, perabotan, pakaian, alat elektronik hingga produk makanan.Tujuannya adalah untuk menahan laju impor yang diharapkan mampu mengurangi defisit neraca dagang. "Tapi pada akhirnya, kebutuhan orang kan yang menentukan," jelasnya.

Sebagai informasi, neraca perdagangan Indonesia untuk periode Maret 2019 mengalami surplus USD0,54 miliar, berdasarkan data resmi yang disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS). Meskipun ekspor secara kumulatif sepanjang tahun ini mengalami penurunan, namun impor yang jatuh cukup tajam membuat surplus neraca perdagangan kembali terjadi.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak