alexametrics

Jokowi Effect, IHSG Menguat di Zona Hijau

loading...
Jokowi Effect, IHSG Menguat di Zona Hijau
Pasar modal merespons positif hasil hitung cepat (quick count) yang menunjukkan kemenangan Joko Widodo-Maruf Amin dalam Pilpres 2019. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Pasar modal merespons positif hasil hitung cepat (quick count) yang menunjukkan kemenangan Joko Widodo-Maruf Amin dalam Pilpres 2019. Efek kemenangan Jokowi ini langsung membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak ke zona positif.

Tercatat IHSG menembus level 6.568 pada perdagangan, Kamis (18/4). NH Korindo Securities menyebutkan, bahwa INNI Index kemungkinan akan rally dalam menanggapi hasil penghitungan cepat, selaras dengan proyeksi investor asing terhadap pemerintahan Jokowi selanjutnya sampai tahun 2024.

"Kami memperkirakan bahwa hasilnya akan menciptakan pasar ekuitas yang lebih kondusif dan optimis," kata riset NH Korindo Securities, Kamis (18/4/2019).



Riset NH Korindo juga menyebutkan bahwa saham konstruksi dan properti, kemungkinan akan mengalami reli, didorong oleh efek Jokowi dua periode. Sementara itu analis Indosurya Securities William Suryawijaya memperkirakan bahwa IHSG akan bergerak di level 6389-6556 pada hari ini.

"Data perekonomian tentang penjualan roda dua diperkirakan akan terlansir dalam kondisi membaik, hal ini tentunya dapat memberikan sentimen positif terhadap pola gerak IHSG," kata William.

Selain, itu faktor stabilnya fundametal perekonomian kita juga turut menopang laju kenaikan IHSG hingga saat ini. Hari ini IHSG berpotensi terus melaju positif hingga sesi siang, dimana tercatat kokoh dengan tambahan 39,55 poin yang setara 0,61% ke level 6.521,09.

Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang ini kebanyakan bergerak pada jalur positif. Kenaikan tertinggi terjadi pada sektor keuangan yang melonjak 1,94% diikuti sektor properti melompat 1,48%.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak