alexametrics

Pertamina MOR I Dukung Pengembangan UMKM Perempuan

loading...
Pertamina MOR I Dukung Pengembangan UMKM Perempuan
Penyerahan bantuan modal bergulir oleh Pertamina MOR I pada pelaku UMKM perempuan di SPBU Jalan Putri Hijau, Medan, Minggu (21/4/2019). Foto/SINDOnews/M Andi Yusri
A+ A-
MEDAN - Dalam rangka memperingati hari Kartini, Pertamina Marketing Operation Region (MOR) I mendukung perempuan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dengan menyalurkan modal bergulir.

Berdasarkan data International Finance Corporation (IFC), 43% UMKM digawangi perempuan. Jumlahnya menurut Bank Indonesia mencapai sekitar 37 juta. Kontribusi mereka pada Pendapatan Domestik Bruto (PDB) pun tak kecil, mencapai 9,1%. Merekalah kartini-kartini masa kini, penggerak ekonomi Bumi Pertiwi.

Unit Manager Communication & CSR MOR I Roby Hervindo menjelaskan, 36% pelaku UMKM binaan Pertamina adalah perempuan. "Sejumlah 46 dari 128 mitra binaan Pertamina MOR I di Sumatera Utara adalah perempuan. Sejak 2016, kami menyalurkan dana pinjaman pada mitra binaan perempuan senilai Rp2,8 miliar," terangnya, Minggu (21/4/2019) di sela penyaluran Program Kemitraan (PK) senilai Rp275 juta di SPBU Jalan Putri Hijau, Medan.



Selama bulan Januari hingga April 2019, tak kurang dari Rp575 juta modal bergulir telah disalurkan pada mitra binaan di Sumut. Adapun total penyaluran PK di Sumut periode 2016-2019 mencapai Rp8,4 miliar.

Salah seorang pelaku UMKM, Desi, mengaku tidak mudah merintis bisnis minuman teh kekiniannya. "Berawal dari ketidakpuasan pada hidangan minuman di Cafe, saya lihat ada peluang. Pada 2017 saya berhenti dari pekerjaan untuk merintis bisnis Tophtea," ujar pemilik usaha Tophtea yang menjadi mitra binaan Pertamina sejak 2017 itu.

Desi mengatakan, awalnya dia hanya mempekerjakan dua orang dengan produksi sejumlah puluhan botol per hari. Setelah menjadi mitra binaan Pertamina, bisnisnya berkembang. Pinjaman modal dari Pertamina, lanjutnya, dimanfaatkan membeli mesin minuman, menambah jumlah pendingin, serta stok botol dan bahan baku dalam jumlah besar. Kini usahanya mempekerjakan lima orang dengan produksi mencapai ratusan botol per hari.

Selain bantuan modal, Desi juga mendapat dukungan pengembangan usaha dengan diikutsertakan berbagai pameran. "Pertamina mengikutkan saya dalam pameran di Medan, Padang dan Batam. Saya juga ikuti event yang dilaksanakan Pertamina, maupun sajian untuk tamu," jelasnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak