alexametrics

Diramal Menguat, Rupiah Berpotensi Melaju ke Level Rp13.990/USD

loading...
Diramal Menguat, Rupiah Berpotensi Melaju ke Level Rp13.990/USD
Nilai tukar rupiah melawan dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan hari ini diperkirakan bakal menguat. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah melawan dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan hari ini diperkirakan bakal menguat. Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra menerangkan, pergerakan mata uang Garuda bakal berada di kisaran level Rp13.990 hingga Rp14.090/USD.

"Serangkaian data-data ekonomi AS yang lebih bagus dari proyeksi seperti yang terakhir data penjualan ritel AS dan data-data ekonomi Tiongkok yang juga lebih bagus menjadi sentimen," ujar Ariston di Jakarta, Senin (22/4/2019)

Sambung dia dari perkiraan seperti data Neraca Perdagangan yang surplus tinggi dan data produksi Industri yang tumbuh melebihi ekspektasi telah memberikan gambaran ke pelaku pasar bahwa kondisi ekonomi global tidak seburuk yang dikira selama ini. "Hal ini memberikan sentimen positif ke rupiah, di samping hasil pemilu Indonesia yang lancar," tandasnya.



Sebelumnya pada sesi sebelum libur panjang, Nilai tukar rupiah terhadap USD pada akhir perdagangan, Kamis (18/4) menjaga tren positif setelah mendapatkan dorongan dari harapan hasil Pemilu 2019. Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau menjadi Rp14.016/USD untuk menjadi sinyal perlawanan mata uang Garuda. Posisi ini memperlihatkan rupiah mencoba pulih usai sebelumnya berada pada level Rp14.066/USD.

Sedangkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah bangkit pada posisi Rp14.055/USD dan selanjutnya Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah terus menguat hingga Rp14.040/USD atau lebih baik dari sebelumnya Rp14.080/USD.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak