alexametrics

Rupiah Awal Pekan Ditutup Tak Berdaya, Dolar Naik Tipis

loading...
Rupiah Awal Pekan Ditutup Tak Berdaya, Dolar Naik Tipis
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Senin (22/4/2019) ditutup tak berdaya untuk melengkapi tren negatif sepanjang awal pekan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Senin (22/4/2019) ditutup tak berdaya untuk melengkapi tren negatif sepanjang awal pekan. Kejatuhan rupiah hari ini mengiringi kenaikan tipis dolar terhadap mata uang rival lainnya seperti euro dan yen Jepang.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah masih terjerembab hingga Rp14.073/USD atau memburuk dari sebelumnya Rp14.040/USD. Pergerakan harian rupiah pada awal pekan ini berada di kisaran Rp14.012 hingga Rp14.095/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga merosot cukup dalam ke level Rp14.078/USD dibandingkan sesi penutupan tengah kemarin sebelum libur panjang Rp14.044/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara level Rp14.045-Rp14.093/USD.



Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah lesu di posisi Rp14.080/USD atau tidak lebih baik dari sebelumnya Rp14.055/USD. Sentimen eksternal diyakini membuat rupiah tak berdaya, ketika data positif membuat dolar semakin perkasa.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah menjadi Rp14.056/USD untuk menjadi sinyal keterpurukan mata uang Garuda. Posisi ini memperlihatkan rupiah masih naik turun usai kemarin Rp14.016/USD.

Di sisi lain seperti dilansir CNBC, Dolar naik tipis terhadap mata uang utama seperti euro dan yen pada hari Senin, didorong oleh kekuatan relatif ekonomi AS. Sementara melemah terhadap dolar Kanada menyusul kenaikan harga minyak mentah.

Indeks dolar pada sesi terakhir turun sepersepuluh persen pada posisi 97,383 atau melayang sedikit lebih rendah setelah membukukan kenaikan 0,4% minggu lalu. Tercatat indeks tetap dalam jarak dekat dari level tertinggi 2019.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak