alexametrics

Rupiah Ditutup Merosot Saat Pounds Berakhir Stagnan

loading...
Rupiah Ditutup Merosot Saat Pounds Berakhir Stagnan
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Selasa (23/4/2019) masih tak berdaya di zona merah untuk meneruskan raihan negatif sejak awal pekan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Selasa (23/4/2019) masih tak berdaya di zona merah untuk meneruskan raihan negatif sejak awal pekan, kemarin. Kejatuhan rupiah mengiringi Poundsterling yang terjebak di bawah level USD1,30 saat parlemen mulai kembali setelah libur paskah.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah tergelincir ke level Rp14.075/USD atau tidak lebih baik dari sebelumnya Rp14.073/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp14.050 hingga Rp14.085/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga jatuh ke level Rp14.080/USD dibandingkan sesi penutupan awal pekan kemarin Rp14.223/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.071-Rp14.085/USD.



Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah menjadi Rp14.080/USD untuk menjadi sinyal keterpurukan mata uang Garuda. Posisi ini memperlihatkan rupiah masih fluktuatif usai kemarin bertengger pada posisi Rp14.056/USD.

Sementara seperti dilansir CNBC, Poundsterling terjebak di bawah level USD1,30 pada hari Selasa ketika parlemen Inggris kembali dari liburan Paskah dan partai Konservatif yang berkuasa mencoba untuk mendorong pembicaraan ke depan dengan partai Buruh oposisi terkait perjanjian Brexit.

Volatilitas dalam sterling telah turun tajam dalam beberapa pekan terakhir setelah Uni Eropa dan London sepakat untuk menunda tanggal perpisahan Inggris hingga enam bulan. Kondisi itu menghilangkan risiko langsung dari Brexit tanpa kesepakatan yang akan menghantam pound dengan keras.

Hari ini Pounds tercatat naik 0,1% menjadi 1,2993 saat melawan dolar setelah sebelumnya jatuh ke level USD1,2975 atau yang terlemah sejak 11 Maret. Terhadap euro, Pounds juga menguat 0,2% menjadi 86,555 per euro. Selanjutnya Indeks dolar terhadap enam mata uang rivalnya menguat menjadi 97,39 atau naik menuju level tertinggi 2019 di 97,71 yang dicapai pada awal Maret.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak