alexametrics

Kuartal I 2019, Unilever Catat Penjualan Bersih Rp10,7 Triliun

loading...
Kuartal I 2019, Unilever Catat Penjualan Bersih Rp10,7 Triliun
Unilever Indonesia pada kuartal I 2019 mencatat penjualan bersih Rp10,7 triliun. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) pada kuartal I 2019, mencatat penjualan bersih sebesar Rp10,7 triliun, yang terdiri atas penjualan domestik Rp10,2 triliun dan penjualan ekspor Rp0,5 triliun. Tanpa memperhitungkan penjualan kategori spreads yang telah didivestasi pada kuartal III 2018, perseroan membukukan pertumbuhan penjualan domestik sebesar 4,9%.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan Unilever, Sancoyo Antarikso, mengatakan Unilever akan terus meluncurkan inovasi-inovasi baru untuk menangkap peluang sesuai aspirasi konsumen, salah satunya peluncuran Nameera Aquatic Botanical, yang merupakan rangkaian produk halal dari bahan natural, pada 31 Januari 2019.

Sebagai produk skincare pertama di Indonesia yang menggunakan HydRadiance di dalam formulanya, Nameera Aquatic Botanical hadir untuk menjawab kebutuhan muslimah modern Indonesia yang mendambakan produk yang mampu mengembalikan kemurnian kulit wajah untuk "Cantik yang Fitrah".



"Perseroan juga akan terus melakukan transformasi pada seluruh rantai bisnisnya, agar bisnis kami dapat terus maju dengan berlandaskan pada tujuan yang kuat, dan lebih tangguh lagi dalam menghadapi tantangan masa depan," ujarnya dalam keterangan yang diterima SINDOnews, Kamis (25/4/2019).

Per tanggal 1 Januari 2019, Unilever menerapkan PSAK 73: "Sewa". PSAK tersebut mewajibkan perseroan untuk mengakui semua nilai kontrak perjanjian sewa yang memiliki jangka waktu lebih dari 12 bulan sebagai aset hak-guna, kecuali aset tersebut bernilai rendah.

Sebagai implikasi dari penerapan standar akuntansi ini, perseroan mencatat penambahan aset hak-guna dan utang sewa masing-masing sebesar Rp881 miliar dan Rp1 triliun pada laporan posisi keuangan interim 31 Maret 2019. Perseroan juga melakukan penyesuaian kembali laporan keuangan (retrospektif) untuk laporan posisi keuangan 31 Desember 2018 dan 1 Januari 2019.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak