alexametrics

GO-FOOD Optimistis Bisa Cetak Jutaan Lapangan Kerja

loading...
GO-FOOD Optimistis Bisa Cetak Jutaan Lapangan Kerja
Manajemen GO-FOOD mencatat peningkatan tren jumlah mitra merchant yang terus berkembang. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Manajemen aplikator layanan pesan antar makanan online GO-FOOD optimistis dapat mencetak jutaan lapangan kerja baru, menyusul tren peningkatan jumlah mitra merchant yang hingga akhir 2018 telah menembus angka lebih dari 400.000.

Chief Food Officer GOJEK Group Catherine Hindra Sutjahyo mengungkapkan, meningkatnya jumlah mitra GO-FOOD tak lepas dari legitimasi merchant dan pengguna atas jasa dan layanan yang diberikan perusahaan.

"Mitra UMKM GO-FOOD rata-rata mengalami peningkatan omzet 3,5 kali lipat sejak mereka bergabung. Bukan tidak mungkin, usaha mitra merchant yang terus berkembang ini akan menciptakan lapangan kerja baru yang mampu menyerap ribuan bahkan jutaan tenaga kerja," ujar Catherine di Jakarta, Jumat (26/4/2019).



Selain jasa dan layanan, kata Catherine, faktor yang juga menunjang GO-FOOD menjadinpemimpin pasar jasa pesan antar makanan online di Indonesia didasarkan pada keandalan teknologi yang digunakan yakni GO-BIZ. GO-BIZ merupakan aplikasi khusus bag mitra GO-FOOD yang dulunya dikenal sebagai GO-RESTO.

Melalui GO-BIZ, mitra merchant dapat memanfaatkan fitur-fitur unggulan, seperti mencatat pemasukan dan pengeluaran, memanfaatkan fitur e-wallet GO-PAY, mengatur ketersediaan menu, mengatur jam operasional, melihat detail daftar pesanan dan fitur-fitur lainnya.

"Keamanan dan kenyamanan mitra merchant merupakan prioritas utama kami. Keseriusan ini tercermin dari upaya berkelanjutan mengembangkan ekosistem pengelolaan bisnis yang lengkap dan menyeluruh dan dapat dikelola secara mandiri oleh mitra merchant melalui aplikasi GO-BIZ," ungkap Catherine.

Aplikasi GO-BIZ dilengkapi dengan fitur verifikasi PIN untuk memastikan keamanan bagi para merchant. Hampir seluruh mitra merchant GO-FOOD merasakan manfaat dan efektifitas aplikasi ini dalam mengelola dan meningkatkan bisnis mereka.

Mengacu hasil riset LD FEB UI menyatakan 93% merchant mengalami peningkatan volume transaksi setelah mereka menggunakan aplikasi khusus manajemen merchant GO-FOOD. Selain itu, 92% merchant yang bergabung dengan GO-FOOD juga mengakui bahwa aplikasi GO-BIZ memudahkan bisnis mereka.

Sementara 87% merchant yang bergabung mengakui bahwa teknologi keamanan GO-FOOD yang canggih, khususnya dengan menjamin transaksi dengan PIN antara mitra restoran dan mitra driver. Hasil riset ini juga mengatakan bahwa 87% merchant menilai layanan GO-FOOD lebih terpercaya dan lebih aman dibandingkan dengan kompetitor.

"Melihat kepercayaan mitra dan konsumen dalam memanfaatkan teknologi, Kami yakin GO-FOOD tidak hanya dapat terus memimpin pasar Indonesia tapi juga memperkuat posisinya di Asia Tenggara," imbuh Catherine.

Sebagai informasi, saat ini GO-FOOD memiliki lebih dari 400.000 mitra merchant yang 96% diantaranya adalah pelaku UMKM kuliner. Dengan begitu, aplikasi GO-FOOD menguasai pangsa pasar online food delivery di Indonesia mencapai 80%, atau minimal 4 kali lipat lebih besar dari penyedia layanan sejenis.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak