alexametrics

Bandara Baru Yogyakarta Dipastikan Diresmikan Sebelum Lebaran

loading...
Bandara Baru Yogyakarta Dipastikan Diresmikan Sebelum Lebaran
Bandara Baru Yogyakarta (NYIA) akan diresmikan pertengahan Mei sebelum Lebaran. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Peresmian Bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulon Progo, DI Yogyakarta yang rencananya dilakukan pada Senin (29/4) ditunda. Sebelumnya, Bandara NYIA ditargetkan beroperasi pada awal April.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menegaskan bandara di Kulon Progo ini akan diresmikan sebelum Lebaran, tepatnya pada pertengahan bulan Mei. "Insyaallah sebelum Lebaran. Jadi dua minggu sebelum Lebaran," ujar Menhub di Jakarta, Minggu (27/4/2019).

Dia mengungkapan alasan Bandara New Yogyakarta International Airport di Kulon Progo ditunda, yakni karena masih perlu persiapan yang lebih matang. Budi juga membantah bahwa penundaan ini dikarenakan berubahnya jadwal Presiden Joko Widodo.



"Kita ingin mengkoordinasikan penerbangan dengan efektif, lebih kontinyu . Kami lihat belum terlalu kontinyu karena belum padu. Penerbangan itu banyak stagnasi harus kontinyu, jadi (penundaan) karena penerbangan, bukan gara-gara jadwal presiden," jelasnya.

Sebagai informasi, Bandara New Yogyakarta International Airport atau Bandara Baru Yogyakarta Internasional ini siap dioperasikan secara komersial pada 29 April 2019. Bandara tersebut akan dioperasikan untuk penerbangan rute domestik.

NYIA memiliki runway atau landas pacu sepanjang 3.250 x 45 meter dengan 23 parking stand seluas 159.140 m2. NYIA juga akan dilengkapi fasilitas 10 unit garbarata.

Pemerintah memperkirakan 25% penerbangan yang ada di Bandara Adi Sutjipto akan bermigrasi ke Bandara Baru Yogyakarta. Namun langkah tersebut akan dilakukan secara bertahap seiring dengan semakin banyaknya akses moda transportasi dari dan menuju Bandara Baru Yogyakarta.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak