alexametrics

Hadapi Mudik Lebaran, Pertamina Tambah SPBU Mobile di 24 Titik

loading...
Hadapi Mudik Lebaran, Pertamina Tambah SPBU Mobile di 24 Titik
Pertamina akan mengoptimalkan SPBU regular dan menambah SPBU mobile untuk menghadapi mudik Lebaran 2019. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Menghadapi arus mudik Lebaran 2019, PT Pertamina (Persero) memastikan menambah jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Mobile untuk memberi kenyamanan kepada pemudik saat mereka bersilaturahmi dengan sanak saudara.

SVP Retail Marketing Business Pertamina, Jumali, mengatakan berdasarkan data Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik tahun ini meningkat 13%. "Untuk itu, kami akan mengoptimalkan SPBU regular dan menambah SPBU mobile di 24 titik. Rest area tipe B juga akan disediakan SPBU mobile. Untuk lokasi kecil akan disediakan kios-kios kemasan," ujarnya, Senin (29/4/2019).

Penambahan 24 titik tersebut termasuk di tempat wisata dan area yang berpotensi macet. Seperti Puncak Bogor, Bukittinggi, Lembang, Danau Toba, Bali, dan Manado. Nah, untuk mengantisipasi kemacetan di jalan, Pertamina akan menyediakan motor kemasan pengangkut kantong BBM. "Untuk penambahan stok, akan ditambahkan buffer tank BBM," lanjut dia.



"Antisipasi tol menjadi tantangan karena setiap tahun kita tidak bisa memprediksi perilaku kondisi di tol. Terdapat wilayah-wilayah yang perlu pemantauan lebih seperti tol Jakarta-Cikampek, Simpang Tiga Brebes, dan titik-titik pembayaran sesuai info dari pengelola jalan tol," ungkap Jumali.

Selama arus mudik, kata Jumali, Pertamina menyiapkan tempat istirahat bagi para pemudik (serambi pertama) dengan fasilitas kursi pijat. Akan dilakukan kerjasama dengan Waze untuk lokasi SPBU. Pertamina juga bekerjasama dengan LinkAja dan Himbara dalam beberapa promo untuk mempermudah dan mempercepat mudik. Untuk kendala selama mudik, bisa menghubungi contact center 135.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak