alexametrics

Investor SGC Tanamkan Investasi USD800 Juta untuk Superblok

loading...
Investor SGC Tanamkan Investasi USD800 Juta untuk Superblok
Pengembang superblock Sakura Garden City menggelontorkan dana USD800 juta untuk pengembangnnya. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - PT Sayana Integra Properti, perusahaan joint venture property dari Trivo Group, Daiwa House, dan JOIN, pengembang superblock Sakura Garden City (SGC), menggelontorkan dana sebesar USD800 juta untuk pengembangan superblock di kawasan Cipayung, Jakarta Timur.

Chief Executive Director PT Sayana Integra Properti Nobuya Ichiki mengungkapkan, nilai investasi itu akan bertambah seiring dengan pengembangan beberapa produk baru. "Investasi akan bertambah sesuai dengan kebutuhan," ungkapnya dalam keterangan tertulis Senin (29/4/2019).

Pembangunan superblok ini telah dimulai sejak 2018 di lahan seluas 10 hektare (ha) yang peletakan batu pertamanya dilakukan pada 21 Juli 2018. Superblok terbesar dan terlengkap di Jakarta Timur ini dilengkapi dengan 12 tower kondominium dengan kapasitas 5.000 unit.

SGC akan dilengkapi dengan pusat perbelanjaan, ruko, hotel premier, gedung perkantoran, dan pusat food and beverage di dalam satu kawasan. SGC dirancang sebagai hunian terintegrasi trasit oriented development melalui stasiun LRT Ciracas.
"Sebuah konsep milenial yang telah terbukti keberhasilannya di beberapa negara dunia, terutama Jepang. SGC dibangun dengan metodologi dan kualitas tertinggi Jepang untuk memastikan kualitas konstruksi dan komitmen serah terimanya," jelas Nobuya.

Pengembangan dilakukan dalam empat tahap selama lima hingga tujuh tahun. SGC menggandeng PT Total Bangun Persada sebagai kontraktor utama.

Selain itu ditunjuk pula anak perusahaan dari Daiwa House Industry, Co, Ltd yakni Daiwa Life Next sebagai pengelola manajemen apartemen. Daiwa lifenext termasuk dalam 4 manajemen properti teratas di Jepang dengan banyak penghargaan dan prestasi.

Presiden Direktur Trivo Group Robert Yapari yang juga Wakil Direktur Utama Sayana Integra Properti mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan pembicaraan dengan sejumlah pihak seperti Badan Pengelola Tranportasi Jabodetabek (BPTJ), Bina Marga, Jasa Marga dan pemerintah DKI untuk membangun jembatan ke stasiun LRT Ciracas.

"Pembangunan jembatan dari Stasiun LRT Ciracas adalah inisiasi pemerintah agar LRT bisa difungsikan secara maksimal. Kondisi stasiun itu memang melayang dan tidak ada tempat untuk turun ke bawah karena lahannya terbatas. Agar orang-orang di Ciracas bisa menggunakan LRT itu maka harus dibangun jembatan ke sana." jelas Robert.Trivo Group merupakan perusahaan yang telah berpengalaman selama 15 tahun di bidangnya dan telah ikut mengembangkan Pusat Grosir Cililitan di Jakarta Timur, Sentra Grosir Cikarang dan TangCity di Tangerang.
(fjo)
preload video
BERITA TERKAIT
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak