alexametrics

SouthCity dan GoWork Luncurkan Proyek Apartemen Pintar

loading...
SouthCity dan GoWork Luncurkan Proyek Apartemen Pintar
GoWork bekerja sama dengan PT. Setiawan Dwi Tunggal (SouthCity), selaku pengembang SouthCity, untuk membangun hunian apartemen pintar dengan konsep integrasi coliving dan coworking. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Penyedia jasa coworking space terbesar di Indonesia, GoWork bekerja sama dengan PT. Setiawan Dwi Tunggal (SouthCity), selaku pengembang SouthCity, untuk membangun hunian apartemen pintar dengan konsep integrasi coliving dan coworking pertama di Indonesia yakni The Parc di Pondok Cabe, Jakarta Selatan. Berlokasi di Cinere, Jakarta Selatan, The Parc merupakan apartemen dengan konsep coliving pertama di Indonesia dengan jumlah unit mencapai 1.701 unit di lahan seluas 1,5 hektar.

Konsep coliving tersebut tercermin dari 70% area yang didekasikan untuk fasilitas khusus komunitas, ruang rekreasi, dan area hijau (eco-area) yang tersanding dengan kawasan superblock SouthCity seluas 55 hektar.

“Kami merancang apartemen The Parc untuk menjadi sebuah manifestasi dari kehidupan komunal masa kini. The Parc menyediakan wadah kesempatan bagi para penghuni untuk saling berbagi dan berkolaborasi, namun tetap mengutamakan fungsi hunian yang menjunjung tinggi privasi, keamanan, dan kenyamanan tempat tinggal,” ungkap CEO & Direktur, SouthCity Peony Tang di Jakarta, Selasa (30/5/2019).



Menurut Peony, The Parc tak sekedar menjadi sebuah hunian, tetapi juga sebagai ruang untuk melahirkan gagasan terbaik, sambil membangun hubungan harmonis penuh makna antar tetangga. “The Parc lahir dengan tujuan untuk menjadi sebuah kompleks hunian pintar yang mendorong semangat kolaborasi terpadu dan kerjasama berkesinambungan, sehingga dirancang dengan jajaran fasilitas yang mendorong semangat tersebut, demi kehidupan yang lebih baik”.

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, SouthCity menjadikan GoWork, penyedia jasa coworking space terkemuka dengan lebih dari 16 lokasi strategis di pusat bisnis Jakarta dan Bali, sebagai mitra strategis untuk merealisasikan ide tersebut. Dalam kerja sama ini, GoWork selaku mitra operator untuk mengadakan berbagai kegiatan komunitas, akan menyediakan fasilitas coworking space dan juga fasilitas lain yang memungkinkan penghuninya berbagi dan berkolaborasi (collaboration enabler).

GoWork telah memiliki pengalaman dalam mengoperasikan 35.000-meter persegi coworking space yang tersebar di 17 titik strategis pada pusat bisnis dan gaya hidup Jakarta dan Bali, dengan komunitas aktif berjumlah lebih dari 9.000 anggota.

“Salah satu kunci utama kekuatan GoWork adalah semangat berkolaborasi antar anggota dan sesama penyewa (tenants) di titik-titik prima Jakarta dan Bali, serta didukung dengan jajaran fasilitas pintar yang dikelola secara cermat melalui aplikasi nirkabel cerdas. Kemitraan strategis ini adalah jenis kerjasama pertama dan terbesar di Indonesia. Kami berharap dengan kerjasama ini kami dapat turut mendukung semangat dan memenuhi cita-cita SouthCity dalam mengembangkan hunian dengan filosofi ‘work, life, and play’,” ujar Vanessa Li, CEO, GoWork.

Hadirnya GoWork sebagai operator coworking di The Parc adalah untuk memastikan agar para penghuni dapat menikmati berbagai keuntungan unik dari coliving secara maksimal. Keuntungan tersebut tidak hanya sekadar berbagi fasilitas umum, tetapi merupakan personifikasi dari kolaborasi bagi para penghuni untuk berbagi ketertarikan, sumber daya, dan ide dengan penghuni lain untuk mencapai tujuan hidup yang lebih terarah dan sejahtera.

“Kami yakin, konsep coliving akan mengubah wajah industri properti dalam banyak hal, sama seperti konsep ekonomi berbagi telah mengubah dunia bisnis. Untuk memenuhi kebutuhan kaum Millennials, pengembang harus lebih inovatif dan terbuka terhadap perubahan, untuk sektor properti, artinya harus bisa mengintegrasikan konsep ‘live, work and play’, dalam produknya,” terang Peony.

Saat ini, The Parc telah berhasil membukukan penjualan sebanyak 60% dari total 392 unit di tower pertama. Demi keterjangkauan yang menjadi kendala utama kaum Millennials yang ingin memiliki hunian, The Parc menyediakan skema pembayaran ringan yaitu dengan cicilan sebesar Rp 99.000 per hari, yang tentunya memberikan angin segar bagi konsumen dan/atau calon penghuni, terutama kaum Millennials.

The Parc Apartemen terdiri dari 3 tower setinggi 13 lantai yang direncanakan bertotal 1.701 unit. Tower pertama yang direncanakan mulai dibangun pada akhir tahun 2019 menyediakan 3 tipe, yakni Studio (22,55 m2), 1 Bedroom (30,06-36,66 m2) dan 2 Bedroom (45,10 m2). Saat ini, The Parc dibanderol dengan harga promosi yang terjangkau, yaitu mulai dari Rp 357 juta sampai dengan sekitar Rp 707 jutaan per unit. Konstruksi tower 1 ditargetkan akan selesai pada akhir tahun ini.
(akr)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak