alexametrics

Ekspor Batik Ditarget Tumbuh 8%, Potensi Pasar Capai Jepang dan Amerika

loading...
Ekspor Batik Ditarget Tumbuh 8%, Potensi Pasar Capai Jepang dan Amerika
Menperin Airlangga Hartarto menargetkan ekspor batik dapat tumbuh hingga 8% di 2019 dan mendorongnya ke pasar Jepang dan Amerika Serikat yang memiliki potensi market besar. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga Hartarto menargetkan ekspor batik dapat tumbuh hingga 8% di 2019. Hal itu dibandingkan dengan pertumbuhan ekspor sebesar USD52,44 juta di 2018.

"Ya kalau ini sih biasanya kita targetkan 6-8% pertumbuhan ekspor, untuk batik saja, karena industri batik banyak yang pakai," ujar Airlangga di Jakarta Convention Center, Rabu (8/5/2019).

Dia mengatakan, pihaknya akan terus berupaya mendorong pemasaran batik ke luar negeri, sehingga nilai ekspor bisa naik dari tahun ke tahun. Salah satunya ke Jepang dan Amerika Serikat yang memiliki potensi market yang besar.



"Ya kalau ekspor batik ya tentu mempunyai pasar yang cukup besar mendekati USD60 juta per tahun. Nah ini kita dorong terus, kayak di Jepang dan Amerika yang potensi batiknya bagus," jelasnya.

Sambung Airlangga menilai desain batik juga harus bisa mengikuti perkembangan zaman, agar potensi pasar batik terus bisa menghasilkan devisa. "Tantangan tentu desain, namanya lifestyle tergantung pada desain dan tergantung pada selera publik. Tapi kita lihat bahwa banyak batik yang desain-desainnya sudah modern," terang Menperin.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak