alexametrics

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

loading...
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir
Ekonomi Jawa Barat tumbuh sebesar 5,43% di triwulan I/2019. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Pertumbuhan perekonomian Jawa Barat (Jabar) pada triwulan I/2019 yang sebesar 5,43% (yoy) tercatat sebagai pertumbuhan terbesar dalam lima tahun terakhir. Tingginya pertumbuhan ekonomi Jabar didorong konsumsi rumah tangga dan investasi.

Kepala Grup Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Pribadi Santoso mengatakan, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat triwulan I/2019 tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata 5 tahun terakhir (2014-2018) sebesar 5,19% (yoy). Meskipun tercatat melambat jika dibandingkan dengan triwulan IV/2018 sebesar 5,50% (yoy).

"Di awal tahun ini, pertumbuhan ekonomi Jawa Barat juga masih lebih tinggi dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,07% (yoy),” kata Pribadi, Kamis (9/5/2019).



Menurut dia, dari sisi permintaan, motor pertumbuhan ekonomi Jawa Barat pada triwulan I/2019 adalah konsumsi rumah tangga dan dan investasi. Konsumsi rumah tangga tetap kuat dan cenderung meningkat seiring dengan peningkatan pendapatan dan peningkatan jumlah KPM Bansos.

Tingginya pertumbuhan konsumsi rumah tangga juga ditopang oleh tingkat keyakinan konsumen yang kuat. Hal ini tercermin dari Indeks Keyakinan Konsumen yang meningkat dari 122,45 pada triwulan IV/2018 menjadi 125,72 pada triwulan I/2019.

Selanjutnya, kata dia, berlanjutnya pembangunan infrastruktur strategis di Jawa Barat seperti Pelabuhan Patimban, Tol Bocimi, Tol Cisumdawu dan Tol Jakarta-Cikampek Elevated II mendorong peningkatan investasi. Dari sisi lapangan usaha, peningkatan kinerja lapangan usaha industri pengolahan, perdagangan, konstruksi serta informasi dan komunikasi seiring dengan peningkatan kinerja konsumsi rumah tangga dan investasi menjadi sumber pertumbuhan ekonomi.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak