alexametrics

Bea Cukai Tanjung Emas Deklarasikan Zona Integritas

loading...
Bea Cukai Tanjung Emas Deklarasikan Zona Integritas
Bea Cukai Tanjung Emas canangkan Program Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Pencanangan tersebut dilakukan sebagai komitmen mewujudkan Clean Government dan Good Governance yang
A+ A-
SEMARANG - Bea Cukai Tanjung Emas canangkan Program Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Pencanangan tersebut dilakukan sebagai komitmen mewujudkan Clean Government dan Good Governance yang bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Tjertja Karja Adil mengungkapkan bahwa seluruh jajaran Bea Cukai Tanjung Emas berkomitmen untuk mewujudkan pelayanan dan pengawasan yang baik, bersih serta bebas dari KKN. Terutama di bandara Ahmad Yani dan pelabuhan Tanjung Emas dengan membangun sistem pelayanan publik yang terintegrasi dengan mengacu proses bisnis kawasan pelabuhan laut dan bandar udara.

“Kita harus berkomitmen mengubah paradigma dan meningkatkan budaya kerja kita. Sehingga setelah Zona Integritas kita raih, ke depan Bea Cukai Tanjung Emas dapat melaju menuju WBK/WBBM seperti yang saat ini kita cita-citakan. Semua ini dapat kita capai dengan dukungan dan sinergi dari seluruh stakeholder,” ujar Tjertja di Semarang (10/5/2019).



Pencanangan ini diharapkan menajadikan pelayanan Bea Cukai Tanjung Emas menjadi lebih cepat, tepat, dan profesional.

Dengan sinergi dari seluruh stakeholder tersebut, diharapkan dapat memberikan pengawasan terhadap proses Internalisasi Zona Integritas menuju WBK/WBBM. Sehingga seluruh strategi yang dijalankan dapat menghasilkan sasaran pemerintahan yang bersih, bebas KKN serta dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik untuk Bea Cukai makin baik.

Perlu diketahui bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara, dan Reformasi Birokrasi telah menetapkan 12 kawasan strategis pelabuhan laut dan bandar udara sebagai lokasi dari program tersebut.

Termasuk satuan kerja DJBC yang membawahinya, meliputi Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Belawan Medan, Pelabuhan Soekarno Hatta Makassar, Pelabuhan Sekupang Batam, Bandara Soekarno Hatta Jakarta, Bandara Juanda Surabaya, Bandara Kualanamu Medan, Bandara Hasanuddin Makassar, Bandara Hang Nadim Batam, dan Bandara Ngurah Rai Bali.
(alf)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak