Investor Minta BEI Terapkan Continuous Auction di Papan Pemantauan Khusus

Selasa, 25 Juni 2024 - 20:36 WIB
loading...
Investor Minta BEI Terapkan...
Sejumlah investor meminta BEI untuk menerapkan skema perdagangan saham continuous auction alias lelang berkesinambungan dalam Papan Pemantauan Khusus. FOTO/dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sejumlah investor meminta Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk menerapkan skema perdagangan saham continuous auction alias lelang berkesinambungan dalam Papan Pemantauan Khusus (PPK).

Alih-alih mendukung penerapan full periodic call auction (FCA), skema continuous dinilai justru lebih transparan karena menyajikan kolom permintaan beli (bid) dan penawaran jual (offer).

"Buatlah papan ini dengan continuous aution seperti jalannya pasar reguler. Tak masalah (harganya) sampai Rp1," kata Bernard M. S., seorang investor dan trader pasar modal dalam Special Dialogue iNews, Senin (24/6/2024).

Baca Juga: Mekanisme FCA Dinilai Untungkan Pemodal Kakap, Ritel Merana

Dalam continuous auction atau perdagangan saham yang selama ini dilakukan, pesanan beli atau jual dapat diperdagangkan secara langsung. Sementara dalam FCA, order beli/jual tidak diperdagangkan secara langsung, melainkan menunggu fase perjumpaan harga (matching).

Hal yang membedakan continuous auction dengan call auction adalah soal volatilitias, dan sensitivitas terhadap order hingga ukuran (volume).

Saat ini mekanisme FCA hanya diterapkan khusus di Papan Pemantauan Khusus, sementara papan lainnya, baik Papan Utama, Pengembangan, Akselerasi, dan Ekonomi Baru menggunakan mekanisme biasa alias continuous.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
IHSG Ditutup Melejit...
IHSG Ditutup Melejit 7,57% Sore Ini, 708 Saham Menghijau
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
Diwarnai Penguatan 307...
Diwarnai Penguatan 307 Saham, IHSG Dibuka Berbalik Menghijau ke 5.344
IHSG Terjun Bebas 4,52%...
IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Fenomena Rupiah Melemah...
Fenomena Rupiah Melemah dan Dilema Impossible Trinity: Membaca Kepanikan Investor di Tengah Ketidakpastian Global
Kota Bontang Buktikan...
Kota Bontang Buktikan Daya Tarik Investasi, Sinyal Positif bagi Investor Baru
Rekomendasi
Senapan Pasukan Khusus...
Senapan Pasukan Khusus AS Bukan Hanya Sekadar Senjata, Ini 3 Keunggulannya
Menganalisis Kekuatan...
Menganalisis Kekuatan Pesawat Su-35 dan Rafale setelah Pertemuan di Laut Baltik
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
Berita Terkini
IHSG Tergelincir di...
IHSG Tergelincir di Awal Sesi Sentuh 5.744, Transaksi Pagi Cetak Rp1,1 T
Kilau Emas Antam Kembali...
Kilau Emas Antam Kembali Meredup, Hari Ini Turun Rp20 Ribu ke Rp2.713.000 per Gram
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Pertamax Naik Rp3.950...
Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Harga BBM Pertamax Cs...
Harga BBM Pertamax Cs Resmi Naik per Rabu 10 Juni 2026, Pertalite dan Solar Subsidi Tetap
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved