alexametrics

Pekan Kedua Mei 2019, IHSG dan Nilai Kapitalisasi Pasar Turun 1,73%

loading...
Pekan Kedua Mei 2019, IHSG dan Nilai Kapitalisasi Pasar Turun 1,73%
Pergerakan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan terakhir nilai kapitalisasi pasar lebih rendah mencapai 1,73% menjadi Rp7.064,09 triliun. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Pergerakan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) selama sepekan terakhir yakni untuk Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan penurunan sebesar 1,75% ke level 6.209,12 dari 6.319,46 pada penutupan pekan lalu. Senada dengan IHSG, nilai kapitalisasi pasar juga lebih rendah mencapai 1,73% menjadi Rp7.064,09 triliun dari Rp7.188,18 triliun pada penutupan pekan lalu.

"Nilai kapitalisasi pasar juga mengalami perubahan sebesar 1,73% menjadi Rp7.064,09 triliun dari Rp7.188,18 triliun pada penutupan pekan lalu," tulis keterangan BEI di Jakarta, Sabtu (11/5/2019).

Rata-rata nilai transaksi harian BEI mengalami pelemahan sebesar 60,33% menjadi Rp9,04 triliun dari Rp22,79 triliun pada pekan sebelumnya dan untuk rata-rata frekuensi transaksi harian BEI selama sepekan mengalami perubahan sebesar 6,33% menjadi 409,21 ribu kali transaksi dari 436,89 ribu kali transaksi pada pekan lalu.



Sedangkan rata-rata volume transaksi harian juga mengalami pengurangan sebesar 20,71% menjadi 12,56 miliar unit saham dari 15,84 miliar unit saham pada pekan sebelumnya. "Sepanjang tahun 2019, investor asing masih mencatatkan beli bersih sebesar Rp61,044 triliun dan pada hari ini, investor asing mencatatkan jual bersih sebesar Rp897,66 miliar," paparnya.

Mengawali pekan pertama Bulan Ramadan 1440 H, Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan pencatatan perdana saham PT Bliss Properti Indonesia Tbk sebagai Perusahaan Tercatat ke-11 pada tahun 2019 tepatnya pada Jumat (10/5). PT Bliss Properti Indonesia Tbk dicatatkan dengan kode saham POSA.
(akr)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak