MNC Energy Ramal Harga Batubara Kembali Membaik di Akhir Juli 2024

Rabu, 26 Juni 2024 - 14:44 WIB
loading...
MNC Energy Ramal Harga...
PT MNC Energy Investments Tbk. (IATA) menilai penurunan harga batubara bukan suatu hal yang perlu dikhawatirkan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Penurunan harga batubara dunia dalam beberapa minggu terakhir, ikut berdampak pada harga saham emiten batubara yang juga ikut terkoreksi. Namun demikian, PT MNC Energy Investments Tbk. (IATA) menilai penurunan harga batubara bukan suatu hal yang perlu dikhawatirkan.

"Sekitar 3 minggu terakhir, harga batubara memang sedang terkoreksi, tetapi koreksi batubara ini bukan sesuatu yang mengkhawatirkan, karena dari analisa kami ini tidak terlalu berdampak atau penurunanya tidak akan panjang," jelas Presiden Direktur IATA, Suryo Eko Hadianto usai dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan atau RUPST 2023 PT MNC Energy Investments Tbk di iNews Tower, Jakarta, Rabu (26/6/2024).

Baca Juga: MNC Energy Targetkan Cadangan Batubara Tembus 500 Juta MT di Akhir 2024

Suryo memperkirakan, pada akhir Juli 2024, harga batubara akan kembali membaik. "Saya masih perkirakan akhir Juli atau selambat-lambatnya di pertengahan Agustus, harga sudah membaik kembali dan kita akan menunjukkan itu dengan perform produksi dan marketing kita," terang Suryo.

Baca Juga: Kenalkan Dunia Tambang Batubara ke Mahasiswa, MNC Energy Investments Sambangi Unsri

Mengutip informasi dari laman resmi Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), berdasarkan data Bloomberg, harga batubara kontrak Juli 2024 di ICE Newscastle melemah 1,67% ke level USD132,50 per metrik ton pada penutupan perdagangan Jumat (21/6/2024).

Dalam sepekan, kontrak ini telah melemah 1,96%. Kemudian, batu bara kontrak Agustus 2024 juga melemah 2,17% ke USD135,50 per metrik ton, dan melemah 2,17% dalam sepekan.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Larangan Angkutan Batubara...
Larangan Angkutan Batubara di Sumsel Bisa Digugat ke PTUN
IAGL ITB Dorong Pemerintah...
IAGL ITB Dorong Pemerintah Gedor Lifting dan Ekosistem Industri Baterai Nikel
Distribusi Batubara...
Distribusi Batubara Tersendat di Sumsel, Stabilitas Listrik Dipertaruhkan
Dalih Iran Soal Penutupan...
Dalih Iran Soal Penutupan Ketat di Selat Hormuz, Stabilitas Harga Energi Masih Jauh
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Jakarta Jadi Pusat Diplomasi...
Jakarta Jadi Pusat Diplomasi Energi Asia, ICEE 2026 Satukan 150 Raksasa Energi Tiongkok dan Indonesia
Bantu Trader Bisa Profit,...
Bantu Trader Bisa Profit, Founder Astronacci International Raih Rekor ke-8 Muri
Rekomendasi
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Korea Selatan vs Republik...
Korea Selatan vs Republik Ceko: Konsistensi Kontra Jago Bola Mati
Berita Terkini
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved