alexametrics

Permintaan Bakal Naik 20%, Kenaikan Harga Bahan Pokok Bayangi Inflasi

loading...
Permintaan Bakal Naik 20%, Kenaikan Harga Bahan Pokok Bayangi Inflasi
Diproyeksi bahwa kebutuhan konsumsi bahan komoditas bakal terus meningkat sampai Lebaran, hingga akhirnya membayangi Inflasi dalam beberapa bulan ke depan. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Perekonomian memproyeksikan bahwa kebutuhan konsumsi bahan komoditas yang akan meningkat hingga Lebaran yakni telur, daging ayam dan juga daging sapi. Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian, Kemenko Perekonomian, Musdhalifah Machmud menyebutkan, kenaikan kebutuhan konsumsi pada bahan komoditas akan mencapai 20%.

"Pada saat bulan Ramadhan dan Lebaran ada terjadi kenaikan konsumsi, mudah-mudahan peningkatan konsusmi ini mencapai 20%, karena ibu rumah tangga ingin membuat masakan yang spesial," ujar Musdhalifah di Jakarta, Senin (13/5/2019).

Dia pun mengakui harga komoditas menjadi salah satu penyumbang inflasi, sehingga akan dijaga pasokan bahan komoditas agar tidak terlalu besar kenaikkannya. "Jadi memang bahan komoditas menjadi salah satu faktor pendorong inflasi karenakan kenaikan permintaan saat Lebaran sehingga harga melonjak, maka itu kita akan menjaga ketersediaan bahan pokok agar tidak mempengaruhi inflasi," katanya.



Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian Agung Hendriadj mengatakan, ketersediaan stok di gudang milik Bulog maupun petani mencukupi kebutuhan untuk seluruh nusantara. "Kita pun tetap menjaganya dengan memonitor harga harian dan melaksanakan operasj pasar jika diperlukan," jelasnya.

Sebelumnya Direktur Eksekutif Komunikasi BI Onny Widjarnako mengakui bahwa di bulan Ramadhan dan Idul Fitri, tren musiman selalu menunjukkan adanya kenaikan harga. Meskipun begitu, ia yakin masih ada beberapa komoditas yang akan mengalami deflasi. "Lebaran kan Mei-Juni musiman juga. Ada harapan inflasi, ada deflasi. Kaya beras kan deflasi (April 2019)," ujar Onny.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak