alexametrics

Revolusi 4.0 Sektor Energi, Sri Mulyani Ingatkan Harus Berubah atau Punah

loading...
Revolusi 4.0 Sektor Energi, Sri Mulyani Ingatkan Harus Berubah atau Punah
Menkeu Sri Mulyani Indrawati, mengingatkan perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0 sudah seharusnya diterapkan oleh seluruh instansi pemerintah. Foto/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati, mengingatkan perkembangan teknologi di era revolusi industri 4.0 sudah seharusnya diterapkan oleh seluruh instansi pemerintah. Sebab, apabila institusi tidak melakukan perubahan dan masuk ke dalam industri 4.0, maka akan berdampak pada kemunduran suatu bangsa.

Sambung dia menambahkan, adaptasi perubahan perlu dilakukan untuk terus maju dalam meningkatkan ekonomi Indonesia. "Bangsa yang tidak adaptasi akan punah. jadi kalau bangsa Indonesia idak ingin punah, maka kalian harus berubah. Ini perspektif historis, suatu perubahan itu dan konsekuensi suatu bangsa," jelas Menkeu Sri Mulyani di Jakarta, Kamis (15/5/2019).

Seiring dengan perkembangan teknologi digital maka perubahan yang terjadi pada revolusi industri 4.0 ini harus dimanfaatkan betul. Sebab dengan ini Indonesia akan keluar dari perangkap pendapatan menengah (middle income trap) menjadi negara dengan pendapatan tinggi.



Dia pun menekankan agar Kementeriam ESDM menciptakan daya saing industri energi yang lebih maju, dimana salah satunya dengan meningkatkan infrastruktur di sektor energi yang mampu meningkatkan investasi "Jadi challenge (tantangan), bagaimana menggunakan itu untuk ciptakan perbaikan akses dan kualitas dengan memperbaiki infrastruktur, jadi ini perlu dilanjutkan dan diterapkan," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk lebih bertanggung jawab dalam pengelolaan anggaran. Pasalnya anggaran yang dimiliki ESDM terbilang kecul namun subsidi yang dimiliki besar. "Anda dalam hal ini bilang Kementerian ESDM anggaran (K/L) kecil, tapi subsidi mereka besar loh. Itu tanggung jawab Anda. Anda itu ada di setiap anggaran," paparnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak