alexametrics

Perkuat Kewirausahaan RI, Wismilak Gelar Diplomat Succes Challenge X

loading...
Perkuat Kewirausahaan RI, Wismilak Gelar Diplomat Succes Challenge X
Wismilak kembali menggelar Diplomat Succes Challenge untuk tahun ke 10 (DSC|X tahun 2019) yang merupakan program kompetisi kewirausahaan dengan format baru. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Wismilak melalui Wismilak Foundation kembali menggelar Diplomat Succes Challenge untuk tahun ke 10 (DSC|X tahun 2019). DSC merupakan program kompetisi kewirausahaan yang memberikan peluang kepada kaum muda untuk menjadi seorang wirausaha sukses melalui pengembangan ide-ide kreatif mereka.

Sebagai bentuk komitmen besar dari Wismilak yang telah berlangsung selama 10 tahun, DSC|X hadir dengan format baru agar dapat menjangkau luas generasi muda yaitu mereka yang berusia 18-45 tahun, memiliki usaha atau ide bisnis kreatif, menyukai tantangan dan pekerja keras dalam berwirausaha.

“Diplomat Success Challenge ke-10 ini adalah komitmen besar Wismilak untuk memperkuat kewirausahaan di Indonesia. Target pertumbuhan wirausaha memang penting, tapi tak kalah penting juga adalah bagaimana agar para pelaku wirausaha tersebut siap menghadapi tantangan industri 4.0," ujar Doni Arya selaku perwakilan PT Wismilak Inti Makmur Tbk. dan juga penyelenggara DSC di Jakarta, Rabu (15/5/2019).



Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, program DSC|X tahun 2019 akan bekerja sama dengan Coworking Indonesia untuk mengadakan Roadshow berbagai kampus dan coworking space di sembilan kota di Indonesiadengan tujuan memberikan pengetahuan dan wawasan tentang kewirausahaan yang melibatkan alumni DEN dan Local Heroes, sekaligus juga mendorong mahasiswa untuk dapat berpartisipasi dalam DSC|X 2019.

"Coworking space adalah salah satu wadah paling efektif untuk menumbuhkan jejaring, keahlian dan kesempatan untuk tumbuh bagi wirausaha. Perkumpulan Coworking Indonesia mendukung inisiatif DSC|X karena program-program yang relevan bagi pertumbuhan dan kesuksesan anggota dan komunitasnya menjadi nilai tambah suatu coworking space," ungkap Faye Alund selaku Presiden Coworking Indonesia.

Tidak hanya hibah modal usaha dengan total sebesar Rp2 milliar yang akan diberikan kepada sembilan finalis terpilih sesuai dengan kebutuhan usaha, program DSC|X tahun 2019 juga memberikan kesempatan kepada peserta terpilih untuk mendapatkan pendampingan atau mentoring untuk membangun pola pikir usaha yang sukses sebagai bagian dari pengembangan usaha berkelanjutan.

Di DSC|X kali ini finalis akan mendapatkan mentoring dari Michael Tampi (Venture Capitalist & Angel Investor) , Muhammad Aga (Co-Founder Coffee S.M.I.T.H, Roaster, IBC Champion 2018), Pangeran Siahaan (Founder & CEO Asumsi.co) dan Dr. Dina Dellyana (Dosen SBM ITB, Entrepreneur, Musisi). Para mentor inilah akan mendampingi finalis terpilih selama masa inkubasi agar dapat menyiapkan rencana bisnis dan menerapkannya secara tepat.

Doni Arya juga berharap bahwa DSC|X tahun 2019 yang akan dibuka pendaftaran mulai tanggal 15 Mei sampai dengan 17 Agustus 2019 dapat menjaring sebanyak mungkin ide-ide bisnis kreatif dan sesuai trend dari calon-calon wirausahawan muda di seluruh Indonesia.

Gebrakan DSC|X 2019 dan Jejaring Wirausaha Alumni


Proses kurasi mulai dari seleksi, masa inkubasi, dan penentuan finalis, yang akan dimulai DSC|X melibatkan juri dan mentor yang memiliki pengalaman mumpuni di masing-masing bidang, seperti Surjanto Yasaputra, dari Wismilak Group, Helmy Yahya, Direktur TVRI dan juga tokoh terkenal sekaligus pengusaha sukses serta Antarina SF Amir, Direktur Highscope Indonesia.

“DSC|X kali ini berbeda dari tahun sebelumnya. Untuk pertama kalinya kami berkolaborasi dengan partner strategis untuk menjangkau lebih luas lagi, ditambah dengan ide bisnis yang diaudisi jauh lebih banyak, yakni 150 tiap 5 kota, total 750 proposal,” ujar Surjanto Yasaputera sebagai Ketua Dewan Komisioner DSC|X 2019.

Selain itu terang dia, 20 ide bisnis yang terpilih di tingkat nasional akan mendapatkan pendampingan dari national mentor sebelum ide bisnis tersebut dipresentasikan di depan publik dan disaksikan langsung saat Final Day di De Tjolomadu – Karanganyar, Jawa Tengah

Berbeda dengan kompetisi kewirausahaan lainnya, DSC|X 2019 menyediakan jejaring kerja dan kolaborasi yang melibatkan alumni DSC atau disebut juga Diplomat Entrepreneur Network (DEN). Dengan demikian mampu membuka peluang dan potensi usaha lebih besar melalui keterhubungan dalam jaringan alumni tersebut.

Dua dari peraih modal usaha DSC tahun 2018 dan 2017 yaitu Ryan Adham Saputra peraih modal usaha DSC 2018 dan pemilik Snazzy Boom dan Sandra Lesmana pemenang DSC 2017 dan pemilik Warung Papeda telah mampu mengembangkan usaha dan menjadi alumni DSC yang sukses.

Surjanto mengungkapkan, harapannya pada tahun ke-10, DSC|X tahun 2019 dapat menjaring antusias peserta melalui proposal bisnis yang akan diikutsertakan nantinya. Sebagai perbandingan, pada DSC sebelumnya, yaitu tahun 2018, dapat menjaring lebih dari 8.000 ide bisnis. Bagi calon-calon wirausahawan muda yang tertarik mengikuti kompetisi DSC|X 2019 dapat mengirimkan gagasan atau ide kreatif bisnisnya ke www.diplomatsukses.com sebelum 17 Agustus 2019.
(akr)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak