alexametrics

IHSG Anjlok ke 5.871, Bos OJK Sebut Hanya Sementara

loading...
IHSG Anjlok ke 5.871, Bos OJK Sebut Hanya Sementara
Anjloknya pasar modal Indonesia menurut Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso hanya bersifat temporer atau sementara. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Anjloknya pasar modal Indonesia menurut Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso hanya bersifat temporer atau sementara seiring mencuatnya ketidakpastian global karena memanasnya tensi perang dagang Amerika Serikat (AS) dengan China. Hingga sesi perdagangan siang hari ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok hingga menyentuh level 5.871,61.

Meski begitu Ia tidak menjelaskan secara detail kenapa pergerakan IHSG bisa menurun sangat tajam dalam beberapa pekan terakhir hingga meninggalkan level 6.000. Menurutnya, hal tersebut biasa terjadi dan merupakan respons pasar.

"Tenang aja ini temporary. Trade war aja, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Namanya pasar ya begitu lah," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di Jakarta, Jumat (17/5/2019).



Sementara itu Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China yang meningkat belakangan membuat ketidakpastian pasar keuangan di dunia semakin tinggi. "Ini menimbulkan dampak peralihan modal yang semula masuk ke emerging markets, termasuk Indonesia, menjadi kembali ke negara-negara maju," ujar dia.

Lantas, dampak selanjutnya terlihat pada nilai tukar rupiah yang melemah. Sejak awal pekan, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI mengalami pelemahan 0,75% menjadi di level Rp 14.469 per dollar AS pada siang ini.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak