alexametrics

Rupiah Merangkak Naik di Akhir Sesi, Pounds Terus Merosot

loading...
Rupiah Merangkak Naik di Akhir Sesi, Pounds Terus Merosot
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Jumat (17/5/2019) mencoba merangkak naik meski tidak terlalu besar. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Jumat (17/5/2019) mencoba merangkak naik untuk memberikan perlawanan, meski tidak terlalu besar. Perbaikan tipis kurs rupiah mengiringi kemerosotan Poundsterling menuju level terendah dalam empat bulan.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah tertekan hingga Rp14.450/USD atau tidak lebih baik dari sebelumnya Rp14.448/USD. Pergerakan harian rupiah pada akhir pekan hari ini berada pada kisaran Rp14.440 sampai dengan Rp14.470/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange justru sedikit membaik menjadi Rp14.450/USD dibandingkan sesi penutupan Kamis, kemarin pada posisi Rp14.451/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.450-Rp14.465/USD.



Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah juga berangsur pulih ke level Rp14.450/USD dari sebelumnya Rp14.475/USD. Dolar masih terus perkasa, sedangkan dolar yang tertekan mencoba untuk membalikkan keadaan.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona merah menjadi Rp14.469/USD untuk menjadi sinyal keterpurukan mata uang Garuda. Posisi ini memperlihatkan rupiah tak berdaya usai sebelumnya berada pada level Rp14.458/USD.

Sementara itu seperti dilansir Reuters, Poundster mendekati level terendah dengan diperdagangkan di bawah 1,28 per USD pada hari Jumat. Hal ini seiring pembicaraan lintas-partai Brexit mendekati keruntuhan dan tekanan meningkat pada Perdana Menteri (PM) Theresa May untuk mengundurkan diri.

Pembicaraan Brexit antara Konservatif Mei dan Partai Buruh oposisi akan berakhir tanpa kesepakatan, dilaporkan BBC. Sebelumnya, May telah sepakat untuk menetapkan jadwal keberangkatannya pada awal Juni.

Poundsterling tercatat turun 0,1% pada hari Jumat, untuk menyentuh level 1,2785 terhadap USD. Raihan tersebut mendekati posisi terburuk Februari, pada level 1,2773 dan sudah jatuh ke level terendah tiga bulan awal pekan ini dimana menyentuh 1,28 terhadap USD pada sesi perdagangan, Kamis kemarin.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak