alexametrics

Awal Pekan, Rupiah Masih Tertekan

loading...
Awal Pekan, Rupiah Masih Tertekan
Rupiah diperkirakan masih melemah. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan awal pekan berpotensi tertahan. Faktor utama pendorong melemahnya mata uang Garuda adalah peramg dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dan China

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, memperkirakan, pergerakan nilai tukar rupiah pada hari ini bakal mengarah ke level Rp14.400 hingga Rp14.500-an per USD

"Tensi tinggi perang dagang masih menjadi katalis pasar Hari ini, apalagi Trump mengeluarkan kebijakan untuk perusahaan AS untuk tidak berhubungan dengan Huawei. Ini bisa membebani rupiah," ujar Ariston di Jakarta, Senin (20/5/2019)



Selain itu kenaikan harga minyak mentah juga akan memberikan tekanan terhadap rupiah, dimana kenaikan harga minyak mentah akan mendorong kenaikan impor dan bisa berujung pada defisit current account Indonesia yang besar.

"Di sisi lain, data GDP Q1 Jepang yang di atas ekspektasi 0,5% vs -0,1%, bisa memberikan sentimen positif ke pasar risk asset karena sinyal pelambatan ekonomi belum tampak di negara dengan ekonomi terbesar kedua di Asia," katanya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak