alexametrics

Bahas Ekonomi Indonesia, Sidang Paripurna DPR Sepi

loading...
Bahas Ekonomi Indonesia, Sidang Paripurna DPR Sepi
Suasana sidang paripurna DPR membahas asumsi makro RAPBN tahun 2020. Foto/SINDOnews/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan usulan asumsi makro Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2020 dalam sidang paripurna DPR. Usulan ini untuk mempertimbangkan berbagai potensi dan risiko ekonomi yang akan dihadapi Indonesia tahun depan.

Rapat yang dimulai pada pukul 11.00 WIB dibuka dan dipimpin oleh Wakil Ketua DPR Utut Adianto. Dalam rapat ini, hanya 120 anggota yang hadir. Padahal, rapat ini ditandatangai oleh 281 anggota DPR.

"Daftar hadir hari ini telah di tanda tangani oleh 281 anggota DPR dari total 560 anggota DPR. Berdasarkan hasil headcount, tim WikiDPR mencatat 120 anggota yang hadir diruangan paripurna," ujar Utut di Jakarta, Senin (20/5/2019).



Sebagai informasi, pemerintah mengusulkan target pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 5,3-5,6%. Sedangkan inflasi disasar berada pada kisaran 2%-4%. Selain itu, tingkat bunga SPN 3 bulan berada di 5%-5,6%.

Sedangkan harga minyak mentah Indonesia diasumsikan USD6O-USD70 per barel di tahun depan. Lalu lifting minyak bumi mencapai 695 ribu hingga 840 ribu barel per hari. Sedangkan lifting gas bumi mencapai 1.191-1.300 ribu barel setara minyak per hari (BOEPD).
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak