alexametrics

ASDP Siap Layani 4,67 Juta Pemudik Tahun Ini

loading...
ASDP Siap Layani 4,67 Juta Pemudik Tahun Ini
PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menyatakan kesiapannya menghadapi arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Foto/Rina Anggraeni
A+ A-
JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) optimistis layanan penyeberangan selama periode Angkutan Lebaran dapat berjalan lancar, tertib, aman dan nyaman. ASDP siap melayani 4,67 juta pemudik dan 1,11 juta kendaraan di lintasan terpantau nasiona1 selama periode mudik pada H-1 hingga H+7 Lebaran.

Tujuh lintasan penyeberangan utama (terpantau nasional) selama arus mudik dan balik adalah Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Padangbai-Lembar, Kayangan-Pototano, Panajam-Kariangau (Bahkpapan), Bajoe-Kolaka, dan Tanjung Kelian-Tanjung Api-api (Bangka). Adapun tahun ini bertambah 2 menjadi 9 lintasan yang akan dipantau secara nasional, yakni lintasan Danau Toba, dan Bira-Pamatata (Selayar).

"Arus mudik dan balik tahun ini diperkirakan jauh lebih lancar menyusul ketentuan cuti bersama yang relatif panjang, sehingga periode waktu libur juga lebih lama. Selain lancar, pemudik juga akan merasakan perjalanan mudik yang lebih nyaman dengan adanya terminal dan kapal eksekutif ASDP di Merak dan Bakauheni," ujar Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Ira Puspadewi di Jakarta, Selasa (21/5/2019).



Puncak arus mudik diperkirakan lebih terdistribusi pada akhir pekan, yakni saat mudik mulai Jumat (31/5) hingga Minggu (2/6) dan puncak arus balik pada Sabtu (8/6) dan Minggu (9/6). Secara nasional, kesiapan alat produksi Angkutan Lebaran 2019 juga memadai, yang akan dilayani oleh 29 cabang, 35 pelabuhan, 229 lintasan dan 150 unit kapal (termasuk swasta).

Tahun ini, total pemudik Angkutan Lebaran di lintasan terpantau nasional diprediksi mencapai 4,67 juta orang, naik 4,8% dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 4,45 juta orang.

Jumlah kendaraan roda 2 diproyeksikan mencapai 479.793 unit atau naik 4,6% dibandingkan tahun lalu 458.793 unit. Sedangkan roda 4 sampai 631.674 unit atau naik 10,5% dibandingkan realisasi tahun lalu.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak