alexametrics

BI Nyatakan Pelemahan Rupiah Bukan Karena Aksi Demonstrasi

loading...
BI Nyatakan Pelemahan Rupiah Bukan Karena Aksi Demonstrasi
BI menilai pelemahan rupiah pada hari ini bukan karena aksi demonstrasi. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada Rabu ini terus tertekan sejak sesi pembukaan. Pada sesi I perdagangan, rupiah di pasar spot terpantau merosot 35 poin atau 0,24% ke level Rp14.515 per USD.

Kendati melemah, Bank Indonesia (BI) melihat bahwa nilai tukar rupiah bakal kembali stabil dan mengupayakan langkah penguatan terhadap mata uang kecintaan kita.

"BI akan terus mengupayakan menjaga stabilitas kurs rupiah dengan berada di pasar," ujar Kepala Departemen Moneter BI, Nanang Hendrasyah saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Rabu (22/5/2019).



Nanang pun mengungkapkan pelemahan rupiah sejauh ini sejak pembukaan, bukan karena aksi demonstrasi yang menolak hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum.

Menurut dia, tekanan nilai tukar rupiah lebih disebabkan genuine demand domestik atau permintaan domestik akan dolar AS untuk kepentingan impor, repatriasi, dan dividen.

" Jadi ini karena untuk impor, repatriasi, dan dividen," jelasnya.
(ven)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak