alexametrics

Ada Demo, KAI Imbau Warga Tak Rusak Fasilitas Kereta Api

loading...
Ada Demo, KAI Imbau Warga Tak Rusak Fasilitas Kereta Api
KAI mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pelemparan dan perusakan terhadap fasilitas perkeretaapian, setelah pengoperasian kereta api tidak berjalan seperti biasa karena adanya demo. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pelemparan dan perusakan terhadap fasilitas perkeretaapian, setelah pengoperasian kereta api tidak berjalan seperti biasa. Sejauh ini penumpang KA Commuterline tidak bisa berhenti di Stasiun Palmerah dan Tanah Abang yang ditutup usai bentrok semalam.

Sebelumnya PT KAI Daop 1 Jakarta memberlakukan kebijakan rekayasa pola operasi yang dinamakan berhenti luar biasa (BLB). Sebagai fasilitas publik yang digunakan oleh 1 juta penumpang setiap harinya, kereta api merupakan andalan masyarakat untuk beraktivitas setiap harinya.

“KAI berharap agar masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan penuh ketertiban, dan tidak mengganggu pelayanan serta fasilitas kereta api di sekitarnya,” ujar VP Public Relations KAI Edy Kuswoyo di Jakarta, Rabu (22/5/2019).



Pada pagi tadi seperti diterangkan oleh Edy telah terjadi pelemparan ke atap Stasiun Tanah Abang, dimana pelemparan datang dari arah massa yang sedang berdemonstrasi di sekitar Stasiun Tanah Abang. Tidak terdapat korban luka pada kejadian ini, namun KAI sangat menyayangkan.

“KAI menyesalkan kejadian ini karena pelemparan ke arah stasiun tidak hanya dapat merusak fasilitas stasiun dan kereta, namun juga dapat melukai penumpang yang sedang ada di area stasiun,” paparnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak