alexametrics

Rupiah Anjlok ke Level Rp14.525, Terburuk di Asia

loading...
Rupiah Anjlok ke Level Rp14.525, Terburuk di Asia
Kusr rupiah hari ini ditutup terdepresiasi 45 poin atau 0,31% menjadi Rp14.525 per USD. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Sepanjang pekan ini, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) masih memerah. Data Yahoo Finance mencatat rupiah pada Rabu (22/5/2019) ditutup melemah 45 poin atau 0,31% ke level Rp14.520 per USD. Kemarin, nilai tukar rupiah ditutup di Rp14.475 per USD. Rabu ini, rupiah ditransaksikan di Rp14.461-Rp14.525 per USD.

Adapun data Bloomberg mencatat rupiah petang ini ditutup terdepresiasi 45 poin atau 0,31% menjadi Rp14.525 per USD. Pagi tadi, rupiah dibuka melemah 8 poin atau 0,06% ke posisi Rp14.488 per USD, dibandingkan Selasa lalu di level Rp14.480 per USD. Hari ini, rupiah diperdagangkan di level Rp14.488-Rp14.527 per USD.

Depresiasi rupiah hingga 45 poin atau 0,31% menjadikan rupiah menjadi mata uang dengan kinerja terburuk di Asia pada Rabu ini. Disusul ringgit Malaysia -0,23% ke 4,18 ringgit, dan dolar Taiwan melemah 0,10% menjadi 31,5.



Sementara itu, sejumlah mata uang Asia lainnya terpantau menguat. Won Korea Selatan +0,09% menjadi 1.193 won, baht Thailand +0,09% menjadi 31,93, peso Filipina +0,08% menjadi 52,48, dan rupee India +0,06% menjadi 69 rupee per USD.

Tekanan terhadap rupiah pada hari ini disebabkan faktor internal dan eksternal. Sentimen internal adalah aksi massa yang melakukan unjuk rasa hasil rekapitulasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kericuhan ini menimbulkan sentimen negatif di pasar.

Faktor eksternal adalah masih adanya ketegangan dagang Amerika Serikat dengan China, dimana Presiden RRC Xi Jinping mengisyaratkan bahwa perang dagang tidak akan berakhir dalam waktu dekat.

Ketegangan dagang ini membuat pamor USD sebagai safe haven asset meningkat. Melansir dari Reuters, Rabu (22/5), indeks USD yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama berada di 98,103, setelah sebelumnya berada di 97,996.
(ven)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak