alexametrics

Bukopin Fokus Perluas Ekspansi Tahun 2019

loading...
Bukopin Fokus Perluas Ekspansi Tahun 2019
Bank Bukopin sepakat tidak membagikan dividen dan menggunakan laba ditahan untuk penguatan modal dengan fokus ekspansi bisnis perseroan sepanjang 2019. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Bank Bukopin Tbk (Bank Bukopin) fokus memperluas ekspansi bisnis perseroan seperti menggenjot kredit di segmen komersial sepanjang tahun 2019. Hingga saat ini, penyaluran kredit Bank Bukopin sudah mencapai 101% dari Rencana Bisnis Bank (RBB). Pencapaian tersebut didorong oleh dua segmen kredit yakni Small Micro Enterprise (SME) dan konsumer mencapai 106% dari target.

"Justru yang turun ini di segmen komersial, masih 96%. Sebetulnya segmen komersial kita harapkan jadi penyeimbang. Makanya ini tantangan kami kedepan," ujar Direktur Utama Bank Bukopin Eko Rachmansyah Gindo usai RUPS Bank Bukopin di Jakarta, Rabu (22/5).

Perseroan pun berharap, segmen komersial ke depan akan bisa menjadi penunjang kebutuhan kredit Bank Bukopin. "Tahun ini, kami akan fokuskan kredit di sektor konsumer dan segmen small medium enterprise (SME). Namun sektor komersil akan tetap kita jaga," katanya.



Hingga akhir tahun lalu, penyaluran kredit Bukopin mencapai Rp66,44 triliun. Sebagian besar kredit perseroan disalurkan ke sektor ritel, yaitu UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) sebesar Rp29,28 triliun dan konsumer sebesar Rp15,26 triliun, serta kredit ke sektor komersial sebesar Rp21,90 triliun.

Untuk memperkuat bisnis di segmen ritel, strategi yang dijalankan Bank Bukopin antara lain adalah melalui peningkatan penetrasi pada bisnis perbankan digital, pembiayaan perumahan, dan memacu pendapatan dari fee based income. Fokus bisnis lain yang dibidik Bank Bukopin adalah pada kredit personal, terutama di segmen pensiunan dan kredit kendaraan bermotor melalui sinergi dengan PT Bukopin Finance.

Sedangkan pada tahun ini, penetrasi produk dan layanan tersebut akan terus diperkuat. "Dari sisi feebased ada produk baru yang di push. Ada produk-produk unggulan seperti kartu kredit dan lainnya. Kita akan terus lakukan kerja sama dengan berbagai stakeholder," paparnya.

Sementara itu, dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) membahas beberapa agenda, yaitu Persetujuan atas Laporan Tahunan Perseroan termasuk Laporan Tugas Pengawasan yang telah dilaksanakan oleh Dewan Komisaris untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018 dan pengesahan Laporan Keuangan Konsolidasian untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.

Ditambah memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung jawab sepenuhnya (acquit et decharge) kepada Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan atas tindakan pengawasan dan pengurusan yang telah dilakukan dalam tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2018.

Agenda berikutnya adalah Persetujuan atas penggunaan Laba Bersih Perseroan untuk Tahun Buku 2018. "Tahun ini kita tidak bagikan dividen dan sepakat menggunakan laba ditahan untuk penguatan modal bank bukopin," katanya.

Penggunaan laba ditahan tersebut dalam rangka meneruskan sistem yang sehat dan berkelanjutan ke depan. Pemegang saham juga sepakat untuk tidak membagikan bonus karena sebagai bentuk komitmen untuk terus memperbaiki Bank Bukopin.

RUPS juga mengesahkan perubahan anggota Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan. Dengan keputusan tersebut, Perseroan menyepakati untuk mengangkat Chang Su Choi sebagai komisaris perseroan yang ditunjuk oleh KB Kookmin Bank selain itu, juga mengangkat Ahmad Fuad dan Moch. Hadi Santoso sebagai Komisaris perseroan.

Sementara untuk direksi, Perseroan menyepakati penunjukan kembali Adhi Brahmantya selaku direktur serta mengangkat Lalu Azhari sebagai direktur menggantikan Mikrowa Kirana yang habis masa jabatannya. Dengan keputusan tersebut, Komposisi manajemen Bank Bukopin menjadi sebagai berikut Komisaris Utama Independen yakni Mustafa Abubakar.

Selanjutnya sebagai Komisaris yakni Deddy SA Kodir, M. Subhan Aksa, Susiwijono, dan Chang Su Choi. Adapun sebagai Komisaris Independen yakni Ahmad Fuad, Moch Hadi Santoso dan Karya Budiana.

Sementara susunan Direksi yakni sebagai Direktur Utama adalah Eko Rachmansyah Gindo. Lalu sebagai Direktur yakni Lulu Azhari, Adhi Brahmantya, Heri Purwanto, Rivan A Purwantono, M. Rachmat Kaimuddin, Heri Wurianto dan Jong-Hwan Han.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak