alexametrics

Rupiah Berkibar 45 Poin ke Level Rp14.480/USD

loading...
Rupiah Berkibar 45 Poin ke Level Rp14.480/USD
Rupiah pada hari ini ditutup menguat. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Kurs rupiah terus berkibar terhadap dolar Amerika Serikat (USD) di pasar spot pada Kamis (23/5/2019). Data Bloomberg mencatat rupiah pada Kamis petang ini, menguat 45 poin atau 0,31% menjadi Rp14.480 per USD, meninggalkan level Rp14.500 per USD.

Pagi tadi, tanda-tanda penguatan rupiah sudah terlihat dengan naik 4 poin ke level Rp14.521, setelah Rabu lalu ditutup di level Rp14.525 per USD. Menguatnya rupiah seiring meredanya aksi massa 22 Mei yang memberi sentimen positif bagi pasar. Kamis ini, rupiah diperdagangkan di Rp14.459-Rp14.525 per USD.

Rupiah pun menjadi mata uang yang kuat di Asia pada Kamis ini, setelah won Korea Selatan +0,36%, rupiah +0,31%, dan yen Jepang +0,30%. Sedangkan mayoritas mata uang Asia lainnya melemah, dengan rupee India -0,47%, dolar Singapura -0,22%, baht Thailand -0,19%, ringgit Malaysia -0,17%, dan yuan China -0,14%.



Senada, data Yahoo Finance mencatat rupiah pulang perkasa 29 poin atau 0,20% ke posisi Rp14.455 per USD, setelah kemarin ditutup di Rp14.484 per USD. Kamis ini, rupiah diperdagangkan di Rp14.450-Rp14.520 per USD.

Rupiah mengambil untung karena risiko politik yang memudar disaat dolar AS kembali galak. Mata uang George Washington mencapai level tertinggi akibat ketidakpastian ekonomi dan politik yang melanda Eropa dan Asia.

Pertumbuhan industri manufaktur Jerman melambat, yang merupakan negara ekonomi terkuat di Eropa. Selain itu, masih berlarutnya masalah Brexit antara Inggris dan Uni Eropa telah menekan mata uang euro.

Dan masih adanya konflik perdagangan AS dengan China, membuat investor melihat greenback sebagai tempat yang aman. Melansir Reuters, indeks USD pun naik menjadi 98,189 melawan enam mata uang utama, level tertinggi sejak 26 April dimana saat itu mencapai 98,33.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak