alexametrics

Rupiah Awal Pekan Berakhir Perkasa, Euro Jaga Tren Positif

loading...
Rupiah Awal Pekan Berakhir Perkasa, Euro Jaga Tren Positif
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Senin (27/5/2019) ditutup perkasa untuk melanjutkan tren perbaikan dalam beberapa hari terakhir. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada akhir perdagangan, Senin (27/5/2019) ditutup perkasa untuk melanjutkan tren perbaikan dalam beberapa hari terakhir. Pemulihan kurs rupiah di awal pekan mengiringi euro yang bertahan pada zona hijau.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah terus menanjak naik hingga menjadi Rp14.375/USD atau membaik dari sebelumnya Rp14.385/USD. Pergerakan harian rupiah pada perdagangan hari ini berada pada kisaran Rp14.340 hingga Rp14.484/USD.

Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga balik menguat ke level Rp14.380/USD dibandingkan sesi penutupan akhir pekan kemarin Rp14.391/USD. Rupiah hari ini bergerak di antara Rp14.351-Rp14.382/USD.



Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah bangkit untuk berada pada level Rp14.395/USD. Kondisi tersebut memperlihatkan rupiah mencoba membaik, meski tidak terlalu besar dari sebelumnya Rp14.415/USD.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada zona hijau menjadi Rp14.360/USD untuk melengkapai raihan positif mata uang Garuda sepanjang hari ini. Posisi ini memperlihatkan rupiah meningkat lebih baik dari Jumat, kemarin Rp14.451/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuters, Euro berjuang untuk mempertahankan posisi di kisaran USD1,12 pada hari Senin, karena bantuan investor mendorong penguatan terbatas . Awalnya euro sempat menguat hingga 1,1215 terhadap USD, mendekati level tertinggi dalam satu setengah minggu.

Sementara Mata uang AS diperdagangkan pada posisi 109,53 saat melawan yen, atau naik 0,2% dan didukung oleh aksi buru saham murah oleh investor Jepang. Namun Dolar masih belum menjauh dari level terendah tiga bulan di 109,02 yang disentuh dua minggu lalu di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Beijing.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak