alexametrics

IHSG Ditutup Menghijau Jelang Libur Lebaran, Bursa Asia Tergelincir

loading...
IHSG Ditutup Menghijau Jelang Libur Lebaran, Bursa Asia Tergelincir
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Rabu (29/5/2019) ditutup melompat tinggi saat bursa utama Asia lainnya tergelincir. Foto/Ilustrasi, SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan, Rabu (29/5/2019) ditutup melompat tinggi untuk bertahan kokoh di zona hijau. Laju IHSG tengah pekan ditutup naik 70,96 poin atau 1,18% ke level 6.104,11.

Sebelumnya pada sesi siang tadi, bursa saham Tanah Air melanju positif usai mendapatkan tambahan 61,93 poin atau 1,03% untuk bertengger pada level 6.095,07 setelah tadi pagi dibuka juga menghijau di posisi 6.087,92. Sedangkan kemarin tercatat IHSG jatuh ke level 6.033,14 lewat pelemahan 65,83 poin yang setara 1,08%.

Sektor saham dalam negeri kebanyakan bergerak menanjak naik hingga perdagangan sore dipimpin lonjakan tertinggi sektor infrastruktur sebesar 2,20% serta konsumer meningkat 1,41%. Selain itu pelemahan terdalam menimpa pertambangan serta aneka industri yang masing-masing anjlok 0,37% dan 0,12%.



Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp10,78 triliun dengan 14,77 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp336,46 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp4,76 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp5,10 triliun. Tercatat sebesar 237 saham menguat, 169 melemah dan 160 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bali Towerindo Sentra Tbk. (BALI) naik Rp420 menjadi Rp2.100, PT Astra International Tbk. (ASII) bertambah Rp125 ke posisi Rp7.200 dan PT Ace Hardware Indonesia Tbk. (ACES) melonjak Rp90 menjadi Rp1.750.

Saham-saham dengan pelemahan yakni PT Barito Pacific Tbk. (BRPT) turun Rp270 menjadi Rp3.550, PT Pelat Timah Nusantara Tbk. (NIKL) menyusut Rp60 menjadi Rp1.775 serta PT M Cash Integrasi Tbk. (MCAS) lebih rendah Rp50 menjadi Rp3.500.

Di sisi lain sebagian besar pasar saham Asia tergelincir pada akhir perdagangan, Rabu saat mata uang mengalami penyusutan serta AS menambahkan 9 negara dalam daftar pengawasan. Hingga sesi penutupan indeks Nikkei Jepang jatuh hingga 1,21% menjadi 21.003,37 serta mengiringi penyusutan indeks Topix yang lebih rendah 0,94% ke level 1.536,41.

Selanjutnya tren pelemahan juga terlihat pada indeks Kospi, Korea Selatan usai kehilangan sebesar 1,25% untuk berakhir ke level 2.023,32 dengan saham Samsung Electronics memangkas beberapa penurunan hingga akhirnya jatuh 1,76%. Bursa patokan Australia, ASX 200 juga lebih rendah 0,69% menjadi 6.440,00 karena hampir semua sektor diperdagangkan lebih rendah.

Laju saham daratan China variatif dengan Komposit Shanghai berbalik menghijau jelang penutupan lewat tambahan 0,16% hingga ditutup ke posisi 2.914,70 serta Komposit Shenzhen mendatar menjadi 1,541,66. Selain itu indeks Hang Seng, Hong Kong juga tergelincir 0,57%, dengan saham HSBC Hong Kong dan China Construction Bank yang terdaftar mengalami penurunan.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak