alexametrics

Cara BUMN Kurangi Pemudik Motor

loading...
Cara BUMN Kurangi Pemudik Motor
Program mudik bareng bersama BUMN yang dipimpin oleh Jasa Raharja menjadi salah satu cara untuk menekan jumlah pemudik dengan sepeda motor. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno memberikan pesan bagi pemudik yang mengikuti program mudik bareng bersama BUMN bersama Jasa Raharja. Ia mengatakan, agar pemudik mematuhi aturan yang diberlakukan agar mendapatkan kenyamanan saat mudik. "Mudik ya Ibu, jangan lupa jaga kesehatan saat mudik nanti patuhi aturan dan tata tertib biar mudik nyaman," ujar Menteri BUMN.

Selain itu, dia mengaku senang bisa membantu masyarakat yang ingin mudik secara gratis. Hal ini dilakukan agar mengurangi pemudik motor yang bisa menyebabkan kecelakaan. "Jadi tujuan kita memberikan kesempatan kepada masyarakat yang ingin merayakan hari raya bersama keluarga," jelasnya.

Sebagai informasi data, program BUMN Mudik Bareng 2019 diikuti 104 BUMN, atau meningkat 67,74% dibandingkan 2018 yang diikuti 62 BUMN. Target total pemudik yang hendak diberangkatkan pun naik 22,32% yakni dari 204.146 orang pada 2018 menjadi 250.388 orang di tahun ini.



Sebagai rincian, 180.609 pemudik akan diberangkatkan dengan 3.897 unit bus. Sedangkan 52.231 pemudik lainnya akan berpergian lewat 138 trip moda kapal laut, 15.693 pemudik dengan 49 rangkaian kereta api, serta 1.805 yang akan terbang dengan 76 kali penerbangan moda pesawat udara.

Adapun pelaksanaan pada tahun ini dilakukan tersebar di seluruh wilayah Indonesia dengan titik keberangkatan sebanyak 70 Kota. Dengan rincian, 31 kota di Pulau Jawa dan 39 kota di luar Pulau Jawa. Dengan 155 kota tujuan di mana 62 kota di Pulau Jawa dan 93 kota di luar Pulau Jawa.

Menurut laporan PT Jasa Raharja selaku Ketua Satgas Mudik Bareng BUMN, telah ada sekitar 42.000 orang peserta mudik gratis yang berhasil terverifikasi hingga Kamis, 9 Mei pukul 17.00 WIB.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak