Digitalisasi Perekrutan Pegawai, Super Indo Jalin Gandeng Jobseeker Company
Jum'at, 05 Juli 2024 - 13:49 WIB
loading...
A
A
A
Kedua data tersebut diperkuat dengan survei dari Populix yang menjelaskan bahwa kemajuan teknologi telah membantu banyak orang di Indonesia menemukan peluang kerja . Ini dibuktikan dengan 66% pencari kerja mengetahui informasi lowongan kerja dan melamar melalui situs pencari kerja. Artinya, platform digital menjadi destinasi favorit para pencari kerja mendapatkan pekerjaan.
Dalam kurun waktu satu dekade terakhir, format digital telah menjadi sarana terbaik untuk mencari dan melamar pekerjaan. Menurut Yas Asultanny dalam American Journal of Information Science and Computer Engineering, sejumlah alasan melatarbelakangi hal tersebut, seperti banyaknya ketersediaan jumlah lowongan, efisien dalam biaya, proses cepat, dan alur rekrutmen yang terekam.
Terlebih, platform digital memiliki jangkauan luas sehingga para pencari kerja yang berada di wilayah non urban memiliki kesempatan yang sama. Seperti diketahui, format offline seperti job fair atau lowongan kerja terbuka hanya dapat menjangkau wilayah urban dan sub urban, sementara masyarakat di daerah rural tidak mendapatkan akses dan informasi yang sama.
Monica menambahkan proses rekrutmen yang berbasis teknologi memungkinkan data kandidat dapat mudah dan cepat diakses. Super Indo, dengan lebih dari 200 gerai di 8 provinsi di Jawa dan Sumatera bagian selatan, berkomitmen menjalankan bisnis secara berkelanjutan.
Mereka membutuhkan talenta terbaik untuk bergabung dan berkontribusi dalam mengembangkan bisnis Super Indo. ”Dengan pendekatan berbasis teknologi, memungkinkan kami untuk mengumpulkan dan menganalisis data rekrutmen dengan lebih efektif dan efisien, sehingga membantu pengambilan keputusan yang lebih baik dan penyesuaian strategi rekrutmen,” jelasnya.
CEO Jobseeker Company Chandra Ming menambahkan, sistem digital dalam proses rekrutmen dapat meningkatkan performa keberhasilan bagi perusahaan. Baik dari sisi kecepatan proses, pencatatan, maupun kualifikasi kandidat.
Dalam kurun waktu satu dekade terakhir, format digital telah menjadi sarana terbaik untuk mencari dan melamar pekerjaan. Menurut Yas Asultanny dalam American Journal of Information Science and Computer Engineering, sejumlah alasan melatarbelakangi hal tersebut, seperti banyaknya ketersediaan jumlah lowongan, efisien dalam biaya, proses cepat, dan alur rekrutmen yang terekam.
Terlebih, platform digital memiliki jangkauan luas sehingga para pencari kerja yang berada di wilayah non urban memiliki kesempatan yang sama. Seperti diketahui, format offline seperti job fair atau lowongan kerja terbuka hanya dapat menjangkau wilayah urban dan sub urban, sementara masyarakat di daerah rural tidak mendapatkan akses dan informasi yang sama.
Monica menambahkan proses rekrutmen yang berbasis teknologi memungkinkan data kandidat dapat mudah dan cepat diakses. Super Indo, dengan lebih dari 200 gerai di 8 provinsi di Jawa dan Sumatera bagian selatan, berkomitmen menjalankan bisnis secara berkelanjutan.
Mereka membutuhkan talenta terbaik untuk bergabung dan berkontribusi dalam mengembangkan bisnis Super Indo. ”Dengan pendekatan berbasis teknologi, memungkinkan kami untuk mengumpulkan dan menganalisis data rekrutmen dengan lebih efektif dan efisien, sehingga membantu pengambilan keputusan yang lebih baik dan penyesuaian strategi rekrutmen,” jelasnya.
CEO Jobseeker Company Chandra Ming menambahkan, sistem digital dalam proses rekrutmen dapat meningkatkan performa keberhasilan bagi perusahaan. Baik dari sisi kecepatan proses, pencatatan, maupun kualifikasi kandidat.
Lihat Juga :