alexametrics

Target Inflasi Tahun 2020 Sulit Tercapai

loading...
Target Inflasi Tahun 2020 Sulit Tercapai
Ilustrasi inflasi. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Kementerian Keuangan menetapkan bahwa inflasi dalam asumsi makro tahun 2020 berada di kisaran 2%-5%. Namun, ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Eko Listiyanto mengatakan target tersebut sulit tercapai karena realisasi saat ini, tren inflasi cenderung rendah.

Lanjut dia, inflasi pada April 2019 hanya 2,83%. Sejatinya inflasi yang rendah bisa mengangkat daya beli masyarakat, namun ini tidak terjadi. Pasalnya ada tekanan dari harga bahan makanan (volatile food) yang masih mendominasi struktur inflasi di Indonesia.

“Memang realisasi inflasi volatile food cukup rendah saat ini, tapi ada masalah pada derasnya impor komoditas, misalnya pada bawang putih," ujar Eko kepada SINDOnews di Jakarta.



Menurutnya, inflasi dari sisi eksternal (imported inflation) sebagian besar dipengaruhi oleh lonjakan harga minyak dunia, yang saat ini sudah bergerak ke level seperti tahun 2018.

"Dan penurunan inflasi belum mampu mendorong koreksi suku bunga sektor keuangan," katanya. Dia menambahkan angka inflasi masih lebih tinggi dari kenaikan upah riil harian petani.

"Pada April 2019, inflasi naik 2,83% (yoy) sedangkan upah riil harian petani hanya naik 1,38% (yoy) dari Rp37,781 (April 2018) menjadi Rp38.305 (April 2019)," jelasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak