alexametrics

Kemiskinan Masih Bakal Menggerogoti Ekonomi Indonesia

loading...
Kemiskinan Masih Bakal Menggerogoti Ekonomi Indonesia
Kemiskinan masih bakal menggerogoti ekonomi Indonesia. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Kemiskinan masih akan akrab dengan ekonomi Indonesia, meski pemerintah mengklaim tingkat kemiskinan saat ini sudah dibawah 10% atau dibawah kemiskinan kronis.

Ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Eko Listiyanto, menilai kemiskinan akan menjadi tantangan di tahun 2019 dan tahun mendatang. Pendorongnya adalah pergerakan harga bahan pokok yang cenderung meninggi, terutama beras sebagai makanan pokok rakyat Indonesia.

Eko memperkirakan tingkat kemiskinan di Indonesia pada 2019 ini akan mencapai level 8,5% hingga 9%.



“Kenaikan harga bahan pokok sangat signifikan memengaruhi angka kemiskinan. Di pedesaan, beras berkontribusi 25% dan di perkotaan sebesar 19%,” ujar Eko kepada SINDOnews di Jakarta.

Sementara itu, untuk tahun 2020 mendatang, pertumbuhan di sektor pertanian diprediksi hanya 3,9%, relatif sama dengan tahun 2018 kemarin.

"Hal ini menggambarkan kesejahteraan petani belum bergerak signifikan. Mungkin sedikit akan terbantu oleh dana desa," jelasnya.

Selain itu, dia mengungkapkan konsentrasi pertumbuhan masih berada di Jawa, yang angkanya cenderung meningkat. Hal ini membuat pertumbuhan ekonomi tidak merata.

"Inflasi di luar Jawa relatif tinggi, sehingga porsi pendapatan masyarakat meningkat untuk pemenuhan bahan makanan. Hal ini menyebabkan ketimpangan relatif sulit turun terutama di Jawa," jelasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak