alexametrics

Kronologi Lion Air Minta Permohonan Penundaan Pembayaran Jasa Bandara

loading...
Kronologi Lion Air Minta Permohonan Penundaan Pembayaran Jasa Bandara
Maskapai Lion Air. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - PT Angkasa Pura (AP) I membeberkan kronologi mengenai PT Lion Mentari Airlines sempat melakukan permohonan penundaan jasa kebandaraan di kuartal I-2019.

Corporate Secretary AP I, Handy Heryudhitiawan, membeberkan kronologi surat permohonan dari Lion Air yang sudah diterima sejak awal Februari 2019. Sehingga sudah cukup lama atau sekitar 5 bulan lalu. Kedua pihak juga telah intens berkoordinasi.

"Surat dari Lion Air, kami terima seputaran awal Feburari 2019. Jadi hal tersebut adalah surat lama (sekitar 5 bulan lalu). Kami sesungguhnya sudah berkoordinasi dengan mereka terkait hal itu. Permohonan terkait penundaaan pembayaran kewajiban kepada AP1 sudah ditindakanjuti oleh Lion Air," ujar Handy saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Senin (10/6/2019).



Dia menambahkan, pembayaran kewajiban dalam bulan selanjutnya telah disepakati untuk dilaksanakan sesuai jatuh waktunya. Akan tetapi, pihaknya tidak memberikan perincian total kewajiban tersebut.

Handy mengatakan terkait kondisi aviasi di tanah air yang sedang menurun ini telah dimaklumi oleh AP I. Untuk itu, pihaknya akan melakukan koordinasi untuk mencarikan solusi.

"Kami siap berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait perihal bagaimana mencari solusi terbaik sebagai penerbangan nasional. Kami juga mempunyai program CDD-Collaborative Destination Development, terkait upaya peningkatan penumpang khususnya wisatawan ke suatu daerah dengan menggandeng Pemda dan Kementerian Pariwisata," jelasnya.

Dia pun menegaskan pembayar jasa bandara dibandingkan operasional pesawat tidaklah mahal. "Biaya jasa bandara hanya sekitar 1,5% dari operasional pesawat," jelasnya.
(ven)
preload video
loading...
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak