alexametrics

Gelar RUPST, MSKY Rombak Susunan Direksi

loading...
Gelar RUPST, MSKY Rombak Susunan Direksi
Dalam RUPST yang digelar PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY), dimana pemegang saham menyetujui adanya perubahan direksi yakni pada posisi komisaris utama dan direktur utama. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2019 dan memutuskan melakukan perubahan susunan direksi perseroan. Pemegang saham menyetujui adanya perubahan pada komisaris utama dan direktur utama.

Perseroan mengangkat Hari Susanto sebagai Komisaris Utama, menggantikan posisi Hary Tanoesoedibjo yang mengundurkan diri. Di sisi lain, jabatan Hari sebelumnya yang sebagai Direktur Utama digantikan oleh Ade Tjendra.

Direktur Utama MSKY Ade Tjendra mengatakan perseroan sepakat untuk mengangkat Janis Gunawan dan Vera Tanamihardja sebagai direktur, menggantikan posisi Herman Kusno dan Dhini Widhiastuti sebelumnya."RUPST menyetujui untuk menerima pengunduran diri komisaris dan direksi yang berlaku efektif sejak ditutupnya rapat," ujar Ade di Jakarta.



Selain merombak jajaran manajemen, RUPST sepakat menerima dan mengesahkan Laporan Keuangan Perseroan untuk tahun buku 2018. Pada tahun lalu, MNC Sky Vision mencatatkan 2,4 juta pelanggan dengan pendapatan sebesar Rp2,58 triliun.

Berikut susunan Dewan Komisaris dan Direksi hasil RUPST:

Dewan Komisaris

Komisaris Utama: Hari Susanto
Komisaris: Posma Lumban Tobing
Komisaris Independen: Hery Kusnanto
Komisaris Independen: Ahmad Rofiq

Dewan Direksi

Direktur Utama: Ade Tjendra
Direktur: Salvona Tumonggor Situmeang
Direktur: Budiman Hartanu
Direktur: Vera Tanamihardja
Direktur: Janis Gunawan
Direktur Independen: Ruby Budiman

Sebelumnya MNC Vision Networks (MVN) siap melakukan penawaran saham perdana kepada publik (initial public offering/IPO). Anak usaha PT Global Mediacom Tbk itu akan melepas sebanyak-banyaknya 3,5 miliar lembar saham atau 10 persen dari modal disetor.

Direktur Utama MVN, Ade Tjendra mengatakan, perseroan akan menawarkan harga perdana pada kisaran Rp231-243 per lembar. Dengan demikian, perolehan dana IPO yang dibidik mencapai Rp814-Rp856 miliar.

MVN merupakan perusahaan yang bisnisnya mencakup layanan TV berbayar (MNC Vision), internet (MNC Play), over the top (MNC Now), dan hiburan (Nusantara Vision). Seluruh perusahaan ini berada dalam naungan MNC Group.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak