alexametrics

Hadapi Industri 4.0, Akuntan Indonesia Dituntut Meningkatkan Kemampuan

loading...
Hadapi Industri 4.0, Akuntan Indonesia Dituntut Meningkatkan Kemampuan
Focus Group Discussion (FGD) dengan tema Akuntansi di Era Revolusi Industri 4.0. Foto/SINDOnews/Okto Rizki Alpino
A+ A-
JAKARTA - Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) bekerjasama dengan Pranadipta Consulting melakukan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema 'Akuntansi di Era Revolusi Industri 4.0 bertempat di Hotel Borobudur Jakarta Pusat pada Rabu (19/6/2019), yang dihadiri berbagai kalangan akademisi, mulai dari Mahasiswa, Dosen, Peneliti dan Profesional Akuntan.

Ersa Tri Wahyuni, selaku Dosen Akuntansi Unpad dan Anggota DSAK IAI mengungkapkan, Indonesia merupakan negara dengan perkembangan start-up yang pesat dan berada dalam posisi kedua di dunia, tentu saja hal ini menjadi kabar gembira bagi kita semua selaku masyarakat Indonesia.

"Hal ini menandakan kreatifitas dan minat pelajar, mahasiswa dan anak muda Indonesia di bidang bisnis digital," ujar Ersa di Hotel Borobudur Jakarta Pusat, Rabu (19/6/2019).



Ersa mencontohkan, Facebook sebagai salah satu perusahaan dengan nilai valuasi yang tinggi dikarenakan digital tractionnya, akan tetapi rata-rata perusahaan digital memiliki masalah dalam menyusun laporan keuangan, utamanya dalam pencatatan laporan keuanganya.

"Saya menemukan 64% kalangan startup mengakui kesulitan dalam meyusun laporan keuangan dan menganggap laporan keuangan sebagai isu yang krusial," ungkapnya.

Selanjutnya, Ersa berpesan bagi para akuntan agar selalu berusaha membuat dirinya relevan untuk masyarakat dan entitas bisnis.

"Fungsi utama seorang akuntan adalah dia harus mampu mengkomunikasikan keadaan ekonomi perusahaan kepada decision maker, dan juga seorang akuntan dituntut untuk belajar penggunaan, pemanfaatan serta mampu mengkomunikasikan analisis big data keuangan," tandasnya.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak