alexametrics

DPR Minta Anggaran Rp7,3 Triliun, Sri Mulyani Tampung Usulan

loading...
DPR Minta Anggaran Rp7,3 Triliun, Sri Mulyani Tampung Usulan
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, bakal menampung semua aspirasi mengenai anggaran pagu indikatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) 2020. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, bakal menampung semua aspirasi mengenai anggaran pagu indikatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) 2020. Pada rapat konsultasi kali ini Sri Mulyani didampingi Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Mardiasmo dan beberapa pejabat eselon I dilingkungan Kemenkeu, dimana salah satunyaDirjen Anggaran Askolani.

Dalam sidang ini, DPR mengajukan anggaran pada 2020 sesuai dengan usulan dari seluruh AKD, Setjen, dan BK DPR adalah Rp ,389 triliun. Kebutuhan tersebut meliputi satker dewan Rp4,798 triliun dan satker setjen Rp2,591 triliun. "Ini masih dalam proses Rancangan APBN 2020, jadi semua aspirasi kita dengarkan," ujar Menkeu Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (20/6/2019)

Selain itu ditegaskan usulan anggaran Rp7,389 triliun bukan untuk pembangunan apartemen atau gedung baru yang banyak menjadi polemik. DPR pun memastikan anggaran yang diusulkan akan transparan. "Kita akan melakukannya dengan transparan," ujar Wakil Ketua DPR Fadli Zon.



Sebelumnya Menkeu Sri Mulyani mengomentari seputar rencana pemotongan anggaran DPR yang menurutnya masih belum diputuskan. Pasalnya, pemotongan anggaran ini masih dalam pagu indikatif dan belum disetjui. "Kan ini semuanya masih pagu indikatif, belum dinotakan lagi," katanya.

Lanjutnya, mengenai pemontongan anggaran belanja negara masih dibahas RAPBN 2020. Dalam hal ini, pemerintah akan mendiskusikan kembali dengan DPR. "Enggak ada, orang belum ada APBN-nya, kan sedang dibahas," jelasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak