alexametrics

Awal Pekan, IHSG Diprediksi Masih dalam Fase Konsolidasi

loading...
Awal Pekan, IHSG Diprediksi Masih dalam Fase Konsolidasi
IHSG pada awal perdagangan pekan ini diprediksi masih dalam fase konsolidasi wajar. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini diprediksi masih dalam fase konsolidasi wajar. Pada akhir perdagangan pekan lalu, IHSG tercatat ditutup melemah, 0,32% di level 6.315,437

Analis saham dari PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya mengatakan, dalam fase konsolidasi wajar ini IHSG hari ini berpeluang menguat. William memperkirakan, IHSG pada Kamis ini diperdagangkan pada kisaran 6.257 hingga 6.488.

"Pekan ketiga pascalibur panjang Lebaran, pola pergerakan IHSG saat ini masih terlihat berada dalam fase konsolidasi wajar," ujar William di Jakarta, Senin (24/6/2019).



Dia mengatakan, peluang kenaikan IHSG hingga saat ini masih cukup besar. Hal ini ditunjang oleh terus mendesarnya capital inflow ke dalam pasar modal Indonesia. Stabilnya fundamental perekonomian, tambah dia, turut meningkatkan daya tarik bagi investor dalam maupun luar negri untuk dapat terus berinvestasi ke dalam pasar modal Indonesia.

Untuk perdagangan hari ini, William merekomendasikan saham-saham berikut: SMRA, PWON, ASRI, BSDE, HMSP, SMCB, TLKM, BBCA, BJTM.

Sementara itu, analis dari Reliance Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, MACD sudah berhasil menyentuh area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI masih membentuk pola dead cross di area overbought.

"Di sisi lain, terlihat pola downward bar yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," ujarnya.

Untuk perdagangan hari ini, saham yang dapat menjadi pertimbangan investor menurutnya adalah sebagai berikut:

1. ADRO
Indikator MACD menunjukkan sinyal positif sehingga peluang terjadinya penguatan terbuka lebar. Accumulative Buy pada level 1.210–1.230, dengan target harga secara bertahap di level 1.250, 1.280, 1.300, 1.320 dan 1.450. Support: 1.210 & 1.190.

2. BBNI
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish homing pigeon candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area 8.750–8.850, dengan target harga di level 9.025, 9.125, 9.225 dan 9.625. Support: 8.650 & 8.525.

3. HMSP
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area 3.180–3.260, dengan target harga secara bertahap di level 3.320, 3.380 dan 3.440. Support: 3.180 & 3.150.

4. INTP
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area 19.700–20.250, dengan target harga secara bertahap di level 20.525, 20.950 dan 21.500. Support: 19.700 & 19.200.

5. MAIN
Sebelumnya terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan saham. Akumulasi Beli pada area level 1.045–1.055, dengan target harga secara bertahap di level 1.080, 1.160, 1.240 dan 1.315. Support: 1.040 & 1.005.

6. SHIP
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis tengah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi Beli pada area level 810–820, dengan target harga secara bertahap di level 835, 855 dan 885. Support: 810 & 800.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak