alexametrics

IHSG Masih Melemah, Mainkan 6 Saham Ini

loading...
IHSG Masih Melemah, Mainkan 6 Saham Ini
IHSG pada Selasa ini diprediksi masih terkoreksi alias melemah. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diprediksi melanjutkan pelemahan. Senin Kemarin, IHSG ditutup melemah 26,97 poin atau 0,43% ke level 6.288,46.

Analis saham dari Reliance Sekuritas, Nafan Aji Gusta Utama, mengatakan MACD sudah berhasil menyentuh area positif. Sementara itu, terlihat Stochastic dan RSI masih sudah membentuk pola dead cross di area overbought.

"Di sisi lain, terlihat pola three black crows candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan Aji di Jakarta, Selasa (25/6/2019).



Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

1. AALI
Pergerakan telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 10200-10300, dengan target harga secara bertahap di level 10400, 10650, 10900, dan 11150. Support: 10000.

2. AKRA
Pergerakan telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. "Akumulasi beli" pada area level 4100-4130, dengan target harga secara bertahap di level 4200, 4310, 4550, dan 4800. Support: 4060 dan 4010.

3. CPIN
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish pin bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 4280-4430, dengan target harga secara bertahap di level 4560, 4670, 5150, 5625, dan 6100. Support: 4200.

4. GIAA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola tweezer bottom candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 394-400, dengan target harga secara bertahap di level 408, 414, 442, 470, dan 498. Support: 386.

5. GMFI
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. "Akumulasi beli" pada area level 204-210, dengan target harga secara bertahap di 218, 234, 250, dan 266. Support: 202.

6. SMGR
Sebelumnya terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. "Akumulasi beli" pada area level 10950-11300, dengan target harga secara bertahap di level 11500 dan 12000. Support: 10950 dan 10700.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak