alexametrics

Pasar Saham Asia Mixed, IHSG Dibuka Menanjak Naik

loading...
Pasar Saham Asia Mixed, IHSG Dibuka Menanjak Naik
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan, Selasa (25/6/2019) dibuka menanjak naik untuk bangkit setelah awal pekan kemarin sempat tertekan. Foto/Ilustrasi, SINDO Photo
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal perdagangan, Selasa (25/6/2019) dibuka menanjak naik untuk bangkit setelah awal pekan kemarin sempat tertekan. Tercatat IHSG pagi ini meningkat 31,820 poin atau setara 0,506% menjadi 6.320,28.

Sebelumnya pada awal pekan kemarin, bursa saham Tanah Air ditutup pada posisi 6.288,46 atau mengalami penurunan 26,971 poin yang setara 0,427%. Penurunan IHSG dipicu oleh kemerosotan harga saham 211 dari 581 emiten yang sahamnya ditransaksikan, Senin kemarin.

Peningkatan IHSG pagi ini didorong antara lain oleh kenaikan harga saham Unilever Indonesia Tbk (UNVR), Bank Central Asia Tbk (BBCA), H.M. Sampoerna Tbk (HMSP), Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dan Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM).



Hingga pukul 09.32 WIB, harga saham emiten berkapitalisasi pasar di atas Rp300 triliun, yaitu UNVR naik 1,29% jadi Rp45.250 per unit. Adapun harga saham BBCA naik 0,26% ke Rp29.450, TLKM naik 1,01% jadi Rp4.020, BBRI naik 0,46% ke Rp4.330, dan HMSP naik 0,31% jadi Rp3.210 per saham.

Di sisi lain pasar saham Asia variatif pada perdagangan Selasa pagi, saat investor menaruh perhatian utama kepada pertemuan antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping yang dijadwalkan akan terjadi pekan ini. Saham daratan China menyusut pada awal sesi, dengan Komposit Shanghai tergelincir 0,43% dan Komposit Shenzhen lebih rendah 0,634%.

Tren pelemahan juga terjadi pada indeks Hang Seng, Hong Kong usai tergelincir 0,32%. Sementara indeks Nikkei Jepang juga terpeleset pada sesi pagi ketika indeks Topix naik 0,26%. Indeks Kospi di Korea Selatan sedikit lebih tinggi yakni hanya 0,3%. Selanjutnya bursa patokan Australia yaitu ASX 200 pulih dari penurunan sebelumnya, dengan kenaikan 0,19% karena sebagian sektor diperdagangkan beragam.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak