alexametrics

Rupiah Dibuka Naik Tipis Saat Tren Penguatan Dolar Tertahan

loading...
Rupiah Dibuka Naik Tipis Saat Tren Penguatan Dolar Tertahan
Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Kamis (27/6/2019) dibuka naik tipis mengiringi penguatan terbatas mata uang AS. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada awal perdagangan, Kamis (27/6/2019) dibuka naik tipis setelah laju fluktuatif sepanjang pekan ini. Menjelang akhir pekan, rupiah mencuatkan sinyal positif untuk mengiringi penguatan terbatas mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS-.

Menurut kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini dibuka anjlok ke posisi Rp14.180/USD. Level tersebut memperlihatkan rupiah tak berdaya usai kinerja negatif kemarin Rp14.174/USD.

Data Yahoo Finance justru menunjukkan perbaikan rupiah pada sesi pagi perdagangan menjadi Rp14.160/USD dengan pergerakan harian Rp14.150 hingga Rp14.231/USD. Peringkat tersebut menjadi sinyal perlawanan rupiah dibandingkan sebelumnya Rp14.175/USD.



Posisi rupiah melihat data Bloomberg, pada perdagangan spot exchange juga naik tipis ke level Rp14.164/USD dibandingkan sebelumnya pada posisi Rp14.177/USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.159-Rp14.182/USD.

Berdasarkan data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah pada sesi perdagangan pagi turut memperlihatkan raihan positif dari sebelumnya. Rupiah tertahan dengan penguatan terbatas menjadi Rp14.165/USD atau lebih baik dari kemarin Rp14.190/USD.

Di sisi lain seperti dilansir CNBC, dolar terus melayang mendekati level tertinggi dalam satu pekan saat berhadapan Yen Jepang pada perdagangan, Kamis. Hal ini didukung oleh harapan atas pembicaraan perdagangan antara Amerika Serikat dan China, meski para investor tetap bersikap hati-hato menjelang pertemuan pemimpin tertinggi kedua negara.

Greenback mengalami perubahan sedikit pada level 107,730 versus Yen Jepang, setelah sempat naik sekitar 0,6% dalam sesi semalam menjadi 107,850 atau menjadi yang tertinggi sejak 20 Juni. Laju mata uang AS mendapatkan sentimen dari komentar Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin yang mengatakan kesepakatan perdagangan antara Amerika Serikat dan China telah rampung sekitar 90%.

Diketahui Dolar telah terpukul selama sepekan terakhir hingga mencapai level terendah enam bulan pada posisi 106,780 per yen pada Selasa, hal itu setelah Federal Reserve membuka pintu bagi kemungkinan pelonggaran moneter dalam beberapa bulan mendatang.

Indeks dolar terhadap sekeranjang enam mata uang utama berada di 96,196 setelah naik sedikit sehari sebelumnya. Terpantau indeks telah mundur ke level terendah tiga bulan di 95,843 pada awal minggu di tengah prospek pelonggaran The Fed. Sementara Euro stabil pada level 1,1369 terhadap USD usai dalam sesi sebelumnya naik tipis 0,05% pada hari Rabu, kemarin.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak