alexametrics

Indonesia-Rusia Perkuat Kerjasama Bilateral Ekonomi

loading...
Indonesia-Rusia Perkuat Kerjasama Bilateral Ekonomi
Menko Perekonomian Darmin Nasution mengatakan Indonesia terus memperkuat kerjasama ekonomi dengan Federasi Rusia. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Pemerintah Indonesia berkomitmen meningkatkan kerjasama bilateral yang saling menguntungkan dengan Pemerintah Federasi Rusia, yang mencakup tiga pilar: politik dan keamanan; ekonomi, perdagangan dan investasi; serta sosial budaya.

Dalam bidang ekonomi, kedua negara berkomitmen memajukan proyek pengembangan dan investasi strategis di berbagai sektor seperti infrastruktur, energi, dan transportasi, yang melibatkan hubungan bisnis, regional, dan orang-orang di kedua negara.

"Karena itu, kita harus memanfaatkan momentum ini untuk mempercepat dan melaksanakan semua proyek yang disepakati, seperti proyek transportasi kereta api di Kalimantan dan proyek energi di Jawa Timur," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, Sabtu (29/6/2019).



Sementara itu, pertukaran orang-ke-orang dan pertukaran budaya antara kedua negara juga telah menguat selama bertahun-tahun. Terlebih, denganadanya peluncuran operasional penerbangan langsung Rossiya Airlines dengan rute Moskow ke Bali telah meningkatkan jumlah wisatawan Rusia hingga 24,4% pada Februari 2019, dibandingkan periode yang sama dua tahun lalu.

Dengan peningkatan ini, menjadikan Rusia sebagai negara Eropa terbesar kelima dengan jumlah wisatawan terbanyak yang berkunjung ke Indonesia. "Kami sangat berharap penerbangan langsung ini juga membantu memperkuat perdagangan dan investasi serta hubungan orang-ke-orang antara Indonesia dan Rusia," kata Menko Darmin.

Kedua negara juga aktif dalam upaya bersama untuk memperkuat stabilitas dan kemakmuran kawasan. Melalui hubungan dialog ASEAN-Rusia dan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Asia Timur dan bersama dengan ASEAN serta mitra regional lainnya.

"Kami terlibat secara aktif untuk mengatasi tantangan regional dan mengembangkan cara meningkatkan dan membentuk integrasi regional. Ketika Rusia menjadi mitra strategis ASEAN, Indonesia menjadi koordinator negara untuk hubungan dialog ASEAN-Rusia tahun lalu, kami yakin bahwa ikatan regional kami yang kuat akan membantu membentuk masa depan lebih baik untuk kawasan ini dan saling menguntungkan semua pihak," jelas Menko Darmin.

Selain itu, Indonesia juga berharap membangun perjanjian perdagangan bebas dengan Eurasian Economic Union (EAEU) untuk memperluas akses pasar ke wilayah tersebut.

"Saya sangat percaya dengan mengambil momentum pertumbuhan antara kedua negara, dapat menggali lebih banyak potensi yang belum dimanfaatkan dalam kerja sama bilateral yang disepakati di berbagai sektor," kata Darmin.

Pemerintah Indonesia dan Rusia pun tengah mempersiapkan sejumlah kegiatan dalam rangka menyambut peringatan 70 tahun hubungan bilateral Indonesia-Rusia yang jatuh pada tanggal 3 Februari 2020.

"Tahun depan, tepatnya pada 3 Februari 2020, kedua negara akan merayakan HUT ke-70 hubungan diplomatik dan sedang mempersiapkan kegiatan bersama untuk memperingati HUT ini, yang akan mencerminkan hubungan bilateral dan kemitraan kita yang telah berlangsung lama," tutur Menko Darmin.

Dihadapan ratusan tamu undangan Indonesia dan Rusia, Menko Darmin mengucapkan selamat Hari Nasional kepada Federasi Rusia serta harapan agar kedua negara terus memperkuat hubungan kerjasama.

"Federasi Rusia adalah mitra penting dan strategis Republik Indonesia. Selama hampir 70 tahun, Indonesia dan Rusia telah mempertahankan tidak hanya ikatan persahabatan dan kerjasama yang erat, tetapi juga ikatan sejarah. Selamat Hari Nasional ke-27 Federasi Rusia," tutup Menko Darmin.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak