alexametrics

IHSG Diprediksi Melemah, Cermati Enam Saham Ini

loading...
IHSG Diprediksi Melemah, Cermati Enam Saham Ini
Analis Reliance Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama menilai IHSG pada perdagangan hari ini beprotensi melemah. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini secara teknikal berpotensi melemah setelah pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu hanya menguat 0,09% ke level 6.358,629.

Analis dari Reliance Sekuritas Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, MACD sudah menyentuh area positif. Sementara itu, Stochastic dan RSI terlihat sudah membentuk pola dead cross di area overbought.

"Di sisi lain, terlihat pola bearish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi koreksi wajar pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," ujar Nafan Aji di Jakarta, Senin (1/7/2019).



Untuk perdagangan hari ini, sejumlah saham yang menurutnya dapat menjadi pertimbangan investor antara lain sebagai berikut :

1. AUTO
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish harami candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Dia merekomendasikan akumulasi beli pada area level 1.425–1.440, dengan target harga secara bertahap di level 1.455, 1.580, 1.705 dan 1.830. Support: 1.425 & 1.390.

2. DOID
Terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Rekomendasinya untuk saham ini adalah akumulasi beli pada area 500–515, dengan target harga secara bertahap di level 525, 555, 585 dan 620. Support: 492.

3. INTP
Pergerakan harga saham hampir menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. Menurut dia, saham ini layak diakumulasi beli pada area 19.700–20.000, dengan target harga secara bertahap di level 20.525, 20.950 dan 21.500. Support: 19.700 & 19.200.

4. PTBA
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 dan MA 20 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. Dia menyarankan akumulasi beli pada area level 2.920–2.970, dengan target harga secara bertahap di level 2.990, 3.030, 3.090, 3.220 dan 3.360. Support: 2.920 & 2.880.

5. SCMA
Pergerakan harga masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola upward bar yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi beli menurutnya bisa dilakukan pada area level 1.590–1.610, dengan target harga secara bertahap di level 1.650 dan 1.700. Support: 1.590 & 1.580.

6.SHIP
Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 120 sehingga peluang terjadinya rebound terbuka lebar. Nafan menyarankan akumulasi beli pada area level 810–820, dengan target harga secara bertahap di level 840, 855 dan 885. Support: 810 & 795.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak