alexametrics

Wall Street Naik Tipis Usai Antusiasme Perang Dagang AS-China Memudar

loading...
Wall Street Naik Tipis Usai Antusiasme Perang Dagang AS-China Memudar
Bursa saham AS naik tipis usai antusiasme perang dagang AS-China memudar
A+ A-
JAKARTA - Bursa saham Amerika Serikat (AS) naik tipis pada perdagangan Selasa (2/7/2019) kemarin waktu setempat. Dorongan datang karena antusiasme atas gencatan senjata perdagangan AS-China memudar setelah AS mengancam tarif barang tambahan Eropa.

Usulan tarif Washington atas barang-barang Uni Eropa senilai USD4 miliar dalam perselisihan yang lebih panjang mengenai subsidi pesawat datang ketika ketegangan perdagangan dengan China tampaknya mereda.

Mengutip Reuters, Dow Jones Industrial Average (JJI) tercatat naik 69,25 poin atau setara 0,26% menjadi 26.786,68, dan S&P 500 memperoleh 8,65 poin atau setara 0,29% menjadi 2.972,98. Sedangkan Nasdaq Composite (IXIC) menambahkan 17,93 poin atau 0,22% menjadi 8.109,09.



S&P 500 telah menguat hampir 7% pada bulan Juni di tengah harapan dua ekonomi terbesar di dunia akan menemukan cara untuk mengakhiri perang perdagangan mereka.

Dengan data perekonomian AS dan global menunjukkan tanda-tanda perlambatan, fokus bagi investor sekarang akan beralih ke kebijakan moneter dan musim pendapatan yang akan datang.

"Kami telah menunggu kesepakatan perdagangan, menunggu The Fed, menunggu pendapatan, dan semuanya itu ada setidaknya dua minggu ke depan," ujar kepala analis pasar dari National Securities di New York, Art Hogan, seperti dikutip Reuters.

Sebagai informasi, Presiden The Fed untuk wilayah Cleveland Loretta Mester pada Selasa menyatakan skeptis bahwa pemotongan suku bunga AS adalah langkah yang tepat sampai ada lebih banyak tanda-tanda bahwa ekonomi benar-benar bergerak melambat.

Pelaku pasar masih mengharapkan The Fed untuk menurunkan suku bunga pada pertemuan kebijakan 30-31 Juli nanti, meskipun terdapat perkembangan terakhir dalam pembicaraan perdagangan.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak