alexametrics

66 Tahun Bakti Nyata BI Menjaga Stabilitas Ekonomi RI

loading...
66 Tahun Bakti Nyata BI Menjaga Stabilitas Ekonomi RI
Bank Indonesia (BI) yang telah memasuki usia ke-66 tahun, untuk terus menunjukkan bakti nyata kepada perekonomian Indonesia. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) yang telah memasuki usia ke-66 tahun, setelah kemarin merayakan ulang tahun ditegaskan oleh Gubernur BI Perry Warjiyo bakal terus memperkuat komitmen untuk meningkatkan kualitas kebijakan dalam menjaga stabilitas ekonomi. Dalam upayanya, BI melakukan sinergi dengan pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), perbankan, dan pengusaha.

"Alhamdullilah selama 66 tahun terakhir, BI terus meningkatkan kebijakan organisasinya dalam mendukung ekonomi dan berkomitmen berkontribusi nyata kepada ekonomi nasional di emerging market," ujar Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Jumat (5/7/2019).

Dia menambahkan, melalui kebijakan yang berhasil menahan dampak negatif gejolak eksternal. Kebijakan preemptive, front loading, dan ahead the curve secara nyata mampu menahan arus modal keluar dan penguatan dolar serta menjaga stabilitas nilai tukar sesuai fundamental ekonomi.



Upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional terang dia dilakukan melalui jamu manis, antara lain akselerasi pendalaman pasar keuangan dan konsistensi implementasi kebijakan makroprudensial akomodatif, yang didukung oleh koordinasi dan kerjasama dengan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) serta otoritas terkait.

BI pun bertransformasi kebijakan, mulai dari transformasi organisasi dan transformasi SDM pun menjadi bagian yang tak kalah perannya. Bank Indonesia menyadari, kebijakan yang efektif dihasilkan dari penguatan bisnis proses dan kekuatan sumber daya manusianya, sejalan dengan pengaruh perkembangan digital.

Sinergitas, menjadi penutup bauran kebijakan sebagai bentuk berkontribusi nyata dalam membangun perekonomian negeri, didukung sinergi dengan pemerintah, perbankan dan lembaga serta otoritas terkait demi kesejahteraan masyarakat yang semakin baik. "Sinergi pemerintah OJK, LPS, perbankan, dan pengusaha untuk mendukung kami memberikan bakti kepada perekonomian Indonesia," tutur dia
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak