alexametrics

Asumsi Makro RAPBN 2020 Diketok DPR, Hasil Persetujuan Dibawa ke Jokowi

loading...
Asumsi Makro RAPBN 2020 Diketok DPR, Hasil Persetujuan Dibawa ke Jokowi
Asumsi Makro Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020 mendapatkan persetujuan dari DPR usai dibahas dalam rapat di Badan Anggaran hari ini. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Asumsi Makro Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020 mendapatkan persetujuan dari DPR usai dibahas dalam rapat di Badan Anggaran hari ini, Senin (8/7/2019). Kesepakatan ini didapatkan usai melalui pembahasan oleh empat panitia kerja (panja) yang sudah dibentuk sebelumnya.

Rincian empat panja tersebut yakni panja asumsi dasar kebijakan fiskal pendataan defisit dan pembiayaan, panja RKP prioritas anggaran, panja kebijakan belanja pemerintah pusat dan kebijakan transer daerah. Selanjutnya Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengaku bakal membawa hasil persetujuan ini kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Sambung mantan Direktur Bank Dunia itu mengucapkan terima kasih kepada para anggota Banggar yang bekerja keras untuk menyetujui asumsi makro RAPBN 2020. "Kami terima kasih kepada seluruh panja. Tentu ada beberapa hal yang nanti kita lihat dalam penyusunan nota keuangan final. Kesepakantan ini nanti akan kami jadikan rambu- rambu, jika ada erubahan tentu akan kami smapaikan," ujar Menkeu Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (8/7/2019).



Lebih lanjut terang dia, dengan penyelesiaan panja ini nantinya bakal masuk tahap finalisasi nota keuangan untuk disampaikan ke sidang kabinet. Dalam pengambilan keputusan ini hadir juga Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Bambang Brodjonegoro dan Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo.

Berikut asumsi makro yang disepakati yakni pertumbuhan ekonomi 2020 berada di kisaran sebesar 5,2%-5,5%. Kemudian inflasi diperkirakan 2%-4%. Sedangkan tingkat bunga SPN 3 bulan disepakati sebesar 5%-5,5% dan selanjutnya untuk nilai tukar Rupiah menjadi Rp14.000- Rp14.500 per USD.

Sementara harga minyak mentah Indonesia USD60-70/barrel dengan lifting minyak bumi USD695-840/barrel ditambah lifting gas bumi 1.191-1.300 ribu barel setara minyak/hari. Di sisi lain untuk target pembangunan 2020 adalah sebagai berikut target pengangguran 4,8-5,1% pada tahun 2020.

Lalu untuk tingkat kemiskinan ditargetkan 8,5% hingga 9%. Kemudian, rasio gini ditargetkan berada pada kisaran 0,35-0,38 pada tahun depan. Indeks pembangunan manusia ditargetkan 72,51.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak